Daerah  

Warga Bukit Korea Gunungsari Krisis Air, Polresta Mataram Kirim 5.000 Liter Air Bersih

Gatanews.id|Lombok Barat – Warga Bukit Korea, Desa Dopang, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, menghadapi krisis air bersih akibat kekeringan. Polresta Mataram bergerak mengirim bantuan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian warga.

Bantuan air bersih disalurkan Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.36 Wita. Personel Bagian Logistik Polresta Mataram, membawa air menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter hingga ke lokasi warga terdampak.

Kabag Log Polresta Mataram Kompol Sabekti Krisyuwono memimpin penyaluran. Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H., Camat Gunungsari Ns. Zulkifli, S.Kep., M.Kes., Danramil Gunungsari Kapten Inf. Hamdan, S.Sos., serta personel Polsek dan Koramil Gunungsari turut mendampingi.

Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi mengatakan, bantuan air bersih menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami hadir bersama jajaran untuk memastikan bantuan air bersih bisa diterima warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan harian masyarakat di Bukit Korea,” katanya.

Rombongan diterima Kepala Desa Dopang Harun Nurasyid bersama Bhabinkamtibmas Desa Dopang Aipda Dedi Irawan dan Babinsa Serka Kadek Dwija. Warga kemudian menerima distribusi air untuk kebutuhan sehari-hari.

AKP Rosyidi juga mengingatkan warga menjaga ketertiban selama proses pembagian air. Warga diminta tetap menjaga komunikasi dan keamanan lingkungan, agar penyaluran bantuan berjalan lancar.

“Kami mengimbau warga tetap tertib selama proses penyaluran. Mari bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan saling membantu di tengah kondisi kekeringan seperti saat ini,” ujarnya.

Kepala Desa Dopang bersama warga menyampaikan apresiasi atas respons Polresta Mataram, Polsek Gunungsari dan Forkopimcam. Bantuan tersebut dinilai membantu warga yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Kapolsek Gunungsari berharap sinergi lintas sektor terus berjalan untuk merespons persoalan masyarakat, terutama saat kekeringan melanda sejumlah wilayah.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kami akan terus berupaya bergerak bersama agar penanganannya cepat dan tepat,” tegasnya.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *