Gatanews.id|Lombok Barat – Sebanyak 17 desa di Kecamatan Narmada bersiap mengikuti Pilkades Serentak 2026. Jelang tahapan pemilihan, seluruh panitia, pemerintah desa dan unsur pengamanan diminta memperkuat koordinasi serta menjaga netralitas, agar pesta demokrasi tingkat desa berjalan aman dan damai.
Sosialisasi tahapan Pilkades Serentak 2026 digelar di Aula Kantor Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Kegiatan dihadiri Asisten I Setda Lombok Barat H. Saeful Ahkam, S.Ag., M.Hum., Camat Narmada Anwar Jayadi, S.T., M.Eng., Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H., Danramil Narmada Kapten Inf. I Ketut Wiliana, serta kepala desa, BPD dan panitia Pilkades dari 17 desa.
Asisten I Setda Lombok Barat H. Saeful Ahkam mengatakan, sosialisasi menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak terkait aturan dan tahapan Pilkades.
“Sosialisasi ini menjadi langkah awal setelah tahapan pemberitahuan kepada kepala desa, pembentukan panitia dan sosialisasi. Kita menyampaikan aturan yang mengalami perubahan maupun aturan lama yang masih berlaku,” ujar Ahkam.
Ia juga meminta seluruh panitia Pilkades mengikuti pembinaan teknis, agar setiap tahapan dapat dijalankan sesuai ketentuan.
Tahapan Pilkades Serentak 2026 dimulai sejak Agustus. Pengumuman pencalonan dijadwalkan 21 September, pendaftaran bakal calon berlangsung 23 September-1 Oktober, kampanye 2-4 Desember, masa tenang 6-8 Desember dan pemungutan suara dilaksanakan pada 9 Desember 2026.
Kepala Desa, PNS maupun perangkat desa yang ingin maju sebagai calon kepala desa juga mendapat ketentuan khusus, termasuk kewajiban cuti atau izin sesuai status masing-masing.
Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. meminta seluruh pihak tidak bekerja sendiri dalam menghadapi tahapan Pilkades. Koordinasi tiga pilar dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak awal.
“Kami mengajak seluruh pihak selalu waspada. Yakinlah kita tidak bekerja sendiri, kita bekerja bersama-sama. Tingkatkan koordinasi tiga pilar, agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan kondusif,” kata AKP Ariawan.
Kapolsek Narmada juga mengingatkan panitia menjaga netralitas, serta mengantisipasi potensi konflik antarpendukung, politik uang, intimidasi dan provokasi.
“Untuk teknis Pilkades silakan koordinasi dengan kecamatan dan kabupaten. Untuk keamanan, koordinasikan dengan Polsek Narmada dan Koramil. Mari kita jaga perbedaan pilihan agar tidak berubah menjadi perpecahan,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Narmada Anwar Jayadi mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan bertanggung jawab. Ia berharap kepala desa terpilih nantinya mampu membawa desa masing-masing semakin maju.
“Kami mengajak masyarakat menggunakan hak suara untuk menentukan pemimpin di desa masing-masing. Siapa pun yang terpilih, semoga bisa membawa desa semakin maju,” ucap Anwar.
Sosialisasi juga membahas mekanisme jika hanya terdapat satu calon kepala desa, ketentuan bagi calon petahana, PNS dan perangkat desa, hingga potensi persoalan dalam penetapan pemilih serta hasil perolehan suara.
Dengan tahapan yang mulai berjalan, pemerintah kecamatan bersama panitia Pilkades diharapkan terus membuka ruang koordinasi. Pengamanan juga disiapkan bersama unsur kepolisian dan TNI, untuk menjaga setiap tahapan tetap aman.(djr)












