Gatanews.id|Mataram – Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) NTB periode 2025-2030, Selasa (21/7/2026), resmi dilantik di Aula Kantor Bank NTB Syariah, Mataram. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung meminta pengurus baru bergerak cepat.
Pelantikan dirangkaikan dengan bincang bisnis dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil). Kegiatan ini turut menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.
“Masa jabatannya 2025–2030, tapi dilantik 2026. Secara de facto, waktu yang tersisa tinggal empat tahun. Jadi harus ‘lari’ karena sudah dapat diskon satu tahun,” ujar Iqbal.
Gubernur Iqbal menyebutkan, berakhirnya konflik dualisme Dekopin memberi ruang bagi organisasi koperasi untuk kembali fokus bekerja. Ia juga mendorong pengurus baru memperbaiki tata kelola, sekaligus mengubah citra koperasi di tengah masyarakat.
“Koperasi harus kembali menjadi soko guru perekonomian. Kita perlu memperkuat manajemen dan membangun citra koperasi agar semakin dipercaya masyarakat,” katanya.
Gubernur NTB menyoroti kontribusi koperasi terhadap PDB nasional yang masih sekitar 1,7 persen. Menurutnya, angka tersebut perlu didorong melalui pembenahan manajemen dan penguatan sumber daya manusia.
Ketua Dekopinwil NTB Anis Mudjahid Akbar mengatakan, kepengurusan baru siap menjadikan pelantikan sebagai titik awal untuk membawa koperasi lebih adaptif dan progresif.
“Kita tidak dapat menutup mata terhadap berbagai tantangan, seperti terbatasnya akses pembiayaan, kapasitas manajerial yang belum merata, belum optimalnya transformasi digital, hingga jaringan bisnis dan kemitraan strategis yang belum sepenuhnya terbangun,” kata Anis.
Potensi koperasi NTB cukup luas, mulai pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, pariwisata hingga ekonomi kreatif. Anis menilai tantangan tersebut perlu dijawab melalui kolaborasi lintas sektor.
Dekopinwil NTB pun menggandeng sejumlah pihak melalui nota kesepahaman, seperti Dinas Koperasi NTB, Bank NTB Syariah, OJK, Bank Indonesia, Perum Bulog, LPDB, dunia usaha, hingga perguruan tinggi.
“Bagi kami, dokumen tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen untuk melahirkan program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh anggota, mulai dari akses pembiayaan, digitalisasi usaha, hingga peningkatan kapasitas SDM,” jelasnya.
Anis menegaskan, Dekopinwil NTB ingin hadir sebagai rumah besar bagi seluruh gerakan koperasi di NTB. Organisasi ini juga diproyeksikan menjadi penghubung antara koperasi dan berbagai mitra strategis.
“Dekopinwil NTB siap menjadi mitra strategis, dalam mendukung dan menyukseskan program-program yang bermuara pada pengembangan usaha, serta kesejahteraan anggota koperasi di seluruh wilayah NTB,” pungkas Anis.(djr)












