Gatanews.id//Bone-Bone, 14 April 2025
Sebanyak delapan siswa dari UPT SD Negeri 211 Bone-Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Pelajar Sains Indonesia (OPSI). Mereka meraih total 8 medali dalam bidang Matematika, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Inggris: 5 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Yang menarik, bukan hanya hasil yang mereka capai—melainkan cara mereka mencapainya. Tanpa dikawal guru secara penuh, para siswa ini mendaftar sendiri, mengatur waktu belajar mandiri, hingga menyelesaikan seluruh administrasi lomba bersama-sama. Mereka hanya sesekali berkonsultasi dengan guru. Selebihnya, mereka bergerak sebagai tim, saling bantu, dan saling semangati.
Berikut daftar peraih medali:
Medali Emas:
Andi Khanza Izzah Ghassani Sofyan
Azzahra Arumaisa
Gabriela Merici Romon
A. Atsila Firayza
Airah Muawanah Awal
Medali Perak: 6. Andi Khanza Mutia Khafifah
7. Afika Atmawijaya
Medali Perunggu: 8. Destya Syaura Erdianti
Ajang ini bukan yang pertama. Beberapa dari mereka sebelumnya juga berhasil meraih medali di kompetisi OSSI (Olimpiade Sains Siswa Indonesia), dan bahkan salah satu siswa menjadi finalis STEM tingkat nasional 2024—meski hanya masuk 10 besar, semangat mereka memicu gelombang motivasi di lingkungan sekolah.
Menurut guru pendamping, ini adalah contoh nyata pendekatan belajar berbasis proses dan pemahaman mendalam. “Mereka tidak hanya belajar untuk ujian. Mereka belajar untuk mengerti. Ini sudah seperti praktik deep learning dalam pendidikan—belajar tidak sekadar menghafal, tapi memahami, menerapkan, dan merefleksi,” ujar salah satu guru.
Semangat kemandirian ini menjadi bukti bahwa anak-anak bisa belajar dengan cara yang bermakna, asalkan diberi ruang untuk tumbuh. Mereka tidak hanya belajar soal pelajaran, tapi juga belajar mengelola waktu, bekerja dalam tim, dan menghadapi tantangan nyata.










