Daerah  

Tak Terima Pemberitaan Sepihak Tentang Penanganan PMK, Kadis DKP3 KLU Angkat Bicara

Tanjung, gatanews.id | Menyikapi hal ini, Kadis DKP3A, Tresnahadi,S.Pt, saat ditemui wartawan media ini menyampaikan bahwa ” sejak PMK ini merebak di pulau Lombok pihaknya sudah ambil sikap atau langkah langkah antisipasi.

Antisipasi yang di maksud adalah, “melaksanakan sosialisasi kepada semua UPTD dan penyuluh di masing2 kecamatan dan mereka sekaligus di perintahkan untuk melakukan sosialisasi kepada kelompok ternak yg ada di masing2 kecamatan.

Meminta kepada semua camat dan kades utk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait PMK. Menjaga pintu masuk KLU baik yg di Pusuk, maupun Kokok Puteq dengan melibatkan stap DKP3,POL PP,DISHUN dan kepolisian.
Menutup pasar hewan yang ada di tanjung dan kayangan mulai tanggal 25 mei sd 15 juni 2022. Menyetop pelaksanaan IB dan PKB (pemeriksaan kebuntingan) pada ternak sapi karena giat ini dapat menjadi perantara penularan virus PMK.

Meningkatkan pelayanan posyandu ternak di masing masing kelompok ternak. Koordinasi dengan Dinas peternakan dan kesehatan hewan provinsi NTB terkait PMK.

Hal ini juga bersentuhan dengan jumlah kelompok ternak di KLU sekitar 500 kelompok sehingga sampai saat ini masih ada kelompok yg belum diberikan sosialisasi, namun pihaknya tetap menargerkan semua kelompok diberikan sosialisasi oleh petugas di masing masing wilayah kecamatan maupun desa.

Yang harus dilihat juga tambahnya, “PMK ini bukan saja tanggung jawab DKP3, melainkan menjadi tanggung jawab bersama, tegasnya.

Selanjutnya Tresnahadi menyayangkan oknum wartwan salah satu media cetak menulis berita sepihak tanpa ada konfermasi dengan pihak yang berkompeten, kesalnya.

Pengakuan Tresnahadi, pihaknya sudah menghubungi wartawan yang bersangkutan sekaligus klarifikasi via WhatsApp (WA) untuk di muat dalam media cetak bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *