Gatanews.id|Lombok Barat – Suasana akhir pekan di wilayah Gunungsari, Lombok Barat, diwarnai kegiatan keagamaan dan semarak kemerdekaan. Bhabinkamtibmas Polsek Gunungsari turun langsung mengawal rangkaian kegiatan warga, untuk memastikan seluruh acara berjalan aman dan tertib.
Bhabinkamtibmas Desa Penimbung Aipda Dani Hamdani, Sabtu (22/8/2026), melaksanakan kunjungan door to door system (DDS), sambang sekaligus pengamanan kirab Khataman dan Imtihan ke-2 TPQ Al-Huda Desa Penimbung.
Kegiatan berlangsung di Kompleks Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB. Kehadiran polisi di tengah kegiatan warga ditujukan untuk memberikan rasa aman sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H. mengatakan, pengamanan kegiatan masyarakat menjadi bagian dari upaya Polri menjaga situasi tetap aman sekaligus mempererat komunikasi dengan warga.
“Personel kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, lancar dan tertib. Kami juga terus mendorong Bhabinkamtibmas aktif menyambangi warga, serta membangun komunikasi di wilayah binaannya,” katanya.
Di lokasi lain, Bhabinkamtibmas Desa Jatisela Aipda Syukri bersama Linmas Desa Jatisela mengamankan Karnaval Santri, yang digelar Ponpes As Suyuthi NW Ireng Lauk bersama Ponpes Al Hamdi Ireng Daye.
Sekitar 200 santri dan guru mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI, sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Peserta berjalan dari Ponpes As Suyuthi, mengelilingi Dusun Ireng Lauk dan Ireng Daye, lalu kembali ke lokasi awal.
Kemeriahan makin terasa saat panitia membagikan door prize bagi peserta yang mengikuti karnaval. Hingga kegiatan selesai, situasi terpantau kondusif, lancar dan tertib.
“Kami mengajak seluruh warga ikut menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Sinergi Bhabinkamtibmas, Linmas dan masyarakat penting untuk menciptakan suasana yang nyaman,” ujar AKP Rosyadi.
Kapolsek Gunungsari menambahkan, kehadiran personel di tengah kegiatan warga tak hanya fokus pada pengamanan. Interaksi langsung juga menjadi ruang bagi polisi menyerap informasi dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat.
“Pengamanan sekaligus sambang seperti ini terus kami lakukan, agar hubungan polisi dengan masyarakat semakin dekat. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan kamtibmas bisa kami antisipasi sejak awal,” pungkas AKP Rosyadi.(djr)












