Gatanews|Lombok Barat – Open Turnamen Sepak Bola KTSB (Karang Taruna Setia Bakti) Cup VI Tahun 2026, Sabtu (6/6/2026), resmi dibuka di GOR Mini Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, dengan pengamanan personel Polsek Gunungsari. Sebanyak 52 klub dari berbagai daerah di Pulau Lombok ambil bagian, dalam kompetisi yang diperkirakan berlangsung hingga tiga bulan ke depan.
Acara pembukaan dihadiri Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, Ketua PSSI Kabupaten Lombok Barat drg. Arbain, Kepala Desa Gunungsari H. Maliki, tokoh masyarakat, serta para peserta turnamen.
Panitia turnamen menyampaikan jika tahun ini mendapat sambutan luar biasa. Selain tim dari wilayah Lombok Barat, sejumlah klub dari luar kabupaten juga ikut meramaikan kompetisi.
Kepala Desa Gunungsari H. Maliki mengapresiasi seluruh pihak, yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Ia berharap kegiatan itu mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan, sekaligus mengembangkan bakat olahraga generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Mataram, Polsek Gunungsari, Koramil, panitia, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga nantinya turnamen ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar,” ujar H. Maliki.
Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga semangat kebersamaan selama kompetisi berlangsung.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga menjadi ajang memperkuat silaturahmi, serta membangun karakter generasi muda melalui olahraga,” katanya.
Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Lombok Barat drg. Arbain menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan. Menurutnya, sepak bola harus menjadi sarana pembinaan, bukan pemicu perselisihan.
“Kami berharap seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan tim lain, maupun mencederai semangat fair play,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan panitia dan peserta, agar mematuhi seluruh aturan kompetisi yang telah disepakati bersama.
“Jika ada pihak yang melakukan pelanggaran serius atau tindakan tidak sportif, tentu akan ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dalam dunia sepak bola,” tegas Arbain.
Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra yang ditemui usai pembukaan, menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap kegiatan masyarakat yang bernilai positif. Untuk itu, jajaran Polsek Gunungsari telah menyiapkan langkah pengamanan selama turnamen berlangsung.
“Kami mendukung penuh setiap kegiatan positif, yang dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda dan mempererat kebersamaan masyarakat,” ungkap Iptu Adnyana Putra.
Kapolsek Gunungsari memastikan personel akan hadir dalam setiap tahapan pertandingan, guna menjaga keamanan dan ketertiban.
“Polsek Gunungsari siap memberikan pengamanan selama turnamen berlangsung. Kami mengajak seluruh pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk mengedepankan sportivitas, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tandasnya.
Sebagai simbol dimulainya turnamen, Ketua PSSI Lombok Barat, Kepala Desa Gunungsari, dan Kapolsek Gunungsari melakukan tendangan bola pertama di tengah lapangan. Setelah seremoni pembukaan, pertandingan perdana langsung mempertemukan PS Lingsar melawan Persije.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita dalam suasana tertib, aman, dan lancar. Turnamen KTSB Cup VI diharapkan menjadi ajang hiburan rakyat, sekaligus wadah lahirnya talenta-talenta sepak bola potensial dari Lombok Barat dan daerah sekitarnya.(djr)













