Gatanews.id, Lombok Tengah | Kejadian tak terduga terjadi dalam rombongan Anas Urbaningrum usai menggelar Temu Kader dan Simpatisan di Kantor Pimcab Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Lombok Tengah, di Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah, Sabtu (13/01/2024).
Kejadian itu bermula ketika rombongan kendaraan yang digunakan Ketua Umum (Ketum) PKN di posisi terdepan mengambil arah berbeda dengan schedule yang sudah ditentukan.
Seharusnya, Anas Urbaningrum bersama rombongan langsung menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pukul 11.00 wita, dan bertolak ke Bali.
Namun kendaraan yang ditumpangi Ketum, justru berbelok ke arah kiri menuju KEK Mandalika.
“Kita harusnya check-in di Bandara pukul 11.00, jadi selesai dari Pimcab Lombok Tengah, langsung ke bandara karena waktunya mepet,” ujar Sekretaris Panitia Kedatangan Anas Urbaningrum di Lombok, Is Karyanto.
Bukan hanya panitia daerah, Waketum Pimnas PKN, Rio Ramabaskara juga ternyata begitu panik ketika melihat kendaraan yang ditumpangi Ketum justru berbelok arah.
Namun demikian, sebagian kendaraan rombongan, termasuk dirinya tetap berbelok menuju ke arah bandara.
“Halo ketua, Ketum mau dibawa kemana itu?” tanya Rio kepada Ketua Pimda PKN NTB, TGH Fauzan Zakaria Amin yang tengah mendampingi Ketum.
“Sharelock live,” tambah Rio.
Mengetahui Waketum Rio mulai panik, akhirnya Tuan Guru Fauzan (TGF) menjelaskan alasannya berbelok arah yang bukan semestinya.
“Tadi Mas Ketum mau lihat-lihat pemandangan bukit Mandalika yang Indah dan mempesona, makanya kita muter sebentar,” jawab TGF kepada Waketum Rio.
Begitu pun dengan Anas Urbaningrum yang mengetahui kepanikan yang terjadi, justru tersenyum tipis.
“Mereka kira saya mau diculik mungkin,” kata Anas dengan nada menggelitik.
Usai mengitari jalan Bypass – Mandalika, TGF bersama Anas dan rombongan di belakangnya akhirnya kembali ke bandara, melanjutkan perjalanan ke Bali. (*)












