Rumah di Graha Permata Kota Dilalap si-Jago Merah, Polisi Sigap Beri Penanganan

Gatanews.id|Lombok Barat – Rumah warga di Perumahan Graha Permata Kota, Desa Bugbug, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Selasa (18/8/2026) pagi, dilalap si jago merah (terbakar). Api diduga muncul dari obat nyamuk bakar yang diletakkan dekat lemari kayu di gudang lantai dua.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 Wita di rumah milik Anton Wibisono (44). Saat kejadian, Anton sedang tertidur tidak jauh dari lokasi sumber api.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti mengatakan, dugaan awal sumber api berasal dari area gudang lantai dua. Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kejadian tersebut.

“Menurut keterangan korban, api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat lemari kayu di gudang lantai dua. Untuk penyebab pasti masih kami dalami,” kata AKP Wiwin.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah saksi Kadek Wiwin (38), mendapat informasi dari warga yang melintas dan melihat kepulan asap dari rumah tersebut. Saksi kemudian mengecek lokasi dan melihat api sudah menjalar di area balkon lantai dua.

Saksi bersama warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman, sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar Kota Mataram mengerahkan empat unit, ditambah satu unit Damkar Lombok Barat.

Petugas pemadam tiba sekitar pukul 07.30 Wita dan langsung berjibaku memadamkan api. Sekitar pukul 07.40 Wita, personel Pamapta Polresta Mataram, piket fungsi dan personel Polsek Lingsar tiba di lokasi untuk membantu evakuasi serta pemadaman.

“Personel langsung kami arahkan ke lokasi setelah menerima informasi. Kami bersama unsur terkait membantu evakuasi, pengamanan TKP dan memastikan api tidak kembali menyebar,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.50 Wita. Situasi di sekitar lokasi kemudian dinyatakan kondusif. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materi masih dalam proses pendataan.

Polisi juga sudah mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi dan korban, serta membuat laporan kejadian. AKP Wiwin mengimbau warga lebih waspada saat menggunakan sumber api di dalam rumah, khususnya ketika ditinggalkan atau diletakkan dekat benda mudah terbakar.

“Kami mengingatkan warga, agar tidak menempatkan obat nyamuk bakar atau sumber api lainnya dekat bahan yang mudah terbakar. Pastikan sumber api sudah aman sebelum meninggalkan ruangan atau beristirahat,” tegasnya.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *