Gatanews.id || Lombok Timur – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di sejumlah sekolah sebagai upaya mendukung pelaksanaan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 33 Tahun 2019.
Kegiatan sosialisasi tersebut baru-baru ini dilaksanakan di SMAN 1 Sakra, SMAN 1 Keruak, SMAN 1 Wanasaba, serta Yayasan Darul Muhsinin NW Terara dengan melibatkan seluruh peserta didik, kepala sekolah, serta para guru pada sabtu (18/7/2026).
Sosialisasi difokuskan pada pengenalan penyebab terjadinya kebakaran, langkah-langkah antisipasi dini ketika terjadi kebakaran, hingga memperkenalkan profesi petugas pemadam kebakaran kepada peserta didik mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai berbagai faktor penyebab kebakaran, cara menyelamatkan diri saat keadaan darurat, pengenalan peralatan pemadam kebakaran beserta fungsinya, hingga praktik langsung melakukan pemadaman kebakaran tahap awal menggunakan alat pemadam yang tersedia.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga simulasi pemadaman kebakaran yang dipandu langsung oleh personel Damkarmat Lombok Timur.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), yang mewajibkan setiap satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran.
Sesuai amanat Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019, setiap sekolah diwajibkan memenuhi standar fasilitas yang aman, memiliki sistem manajemen penanggulangan bencana yang terencana, serta memberikan pendidikan pengurangan risiko bencana kepada seluruh warga sekolah.
Selain itu, sekolah juga harus membentuk tim siaga bencana, menyusun rencana kerja, melaksanakan latihan secara berkala, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar mampu bertindak cepat pada fase pra-bencana, saat bencana, maupun pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Damkarmat Kabupaten Lombok Timur berharap seluruh warga sekolah memahami prosedur penyelamatan diri, mengenali risiko kebakaran sejak dini, menyiapkan sistem proteksi kebakaran di lingkungan sekolah, serta memastikan proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman apabila terjadi situasi darurat.
Upaya tersebut diharapkan mampu membangun budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan sehingga keselamatan peserta didik, tenaga pendidik, dan seluruh warga sekolah dapat terjaga secara optimal.












