Gatanews.id, Lombok Utara | Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mencanangkan Komitmen Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Car Free Day di Tanjung, Kamis (21/06/2026). Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat mendukung pendataan seluruh usaha yang ada di Lombok Utara.
Kepala BPS KLU, Isa, SE., MM. mengatakan Sensus Ekonomi 2026 akan mendata seluruh jenis usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil, usaha rumah tangga hingga usaha berbasis online.
“Kami mengajak masyarakat untuk menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar. Seluruh informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya,” ujarnya.
Isa menjelaskan, petugas sensus telah diterjunkan ke seluruh wilayah Lombok Utara yang mencakup 43 desa. Hingga saat ini, pelaksanaan pendataan berjalan lancar dan belum ditemukan adanya penolakan dari masyarakat.
Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, BPS meminta seluruh petugas memastikan tidak ada satu pun usaha yang terlewat dalam pendataan.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus didukung oleh data yang berkualitas. Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas,” katanya.
Najmul berharap hasil sensus mampu memberikan gambaran utuh mengenai kondisi perekonomian daerah, sehingga dapat menjadi acuan dalam pengembangan sektor pariwisata, UMKM, pertanian, dan sektor unggulan lainnya di Lombok Utara.
“Kita harap melalui pencanangan Sensus Ekonomi 2026, berjalan sukses dan menghasilkan data yang akurat untuk mendukung pembangunan ekonomi yang lebih maju dan berkelanjutan untuk Kabupaten Lombok Utara,” tutupnya. (*)












