Daerah  

Gerakan Indonesia Asri, Tiga Pilar Gunungsari Tanam Pohon Serentak di 16 Desa

Gatanews.id|Lombok Barat – Sebanyak 16 desa di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (14/8/2026), serentak menanam pohon dalam program Gerakan Indonesia Asri Polresta Mataram Menanam untuk Negeri. Tiga Pilar Kecamatan dan Tiga Pilar Desa turun langsung menanam pohon di sejumlah titik.

Penanaman tingkat kecamatan terpusat di Dusun Limbungan Selatan, Desa Taman Sari. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.15 Wita dan melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah kecamatan serta pemerintah desa.

Wakapolsek Gunungsari, Danramil Gunungsari Kapten Inf Hamdan, Sekcam Gunungsari A Musanif dan Kepala Desa Taman Sari Zaini ikut dalam kegiatan tersebut.

Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli mengatakan, gerakan menanam pohon menjadi langkah bersama untuk menjaga lingkungan, sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap alam.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin membangun kepedulian bersama, agar lingkungan tetap hijau, sumber air terjaga dan wilayah Gunungsari lebih siap menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Program serentak itu menyasar seluruh desa di Kecamatan Gunungsari. Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala desa bersama perangkat desa, memilih lokasi penanaman sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Jenis pohon yang ditanam cukup beragam, mulai kemiri, alpukat, jati putih hingga kelengkeng. Sejumlah lokasi penanaman berada di lapangan desa, pekarangan, tanah wakaf hingga kawasan permukiman warga.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H. menilai keterlibatan tiga pilar hingga tingkat desa, dapat membuat gerakan penghijauan lebih mudah dijaga keberlanjutannya.

“Kami berharap pohon yang sudah ditanam tidak berhenti pada penanaman saja. Perlu dirawat bersama supaya tumbuh dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu mempertahankan ketersediaan air tanah serta mengurangi risiko banjir dan tanah longsor.

Menurut AKP Rosyadi, kolaborasi Polri, TNI, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan, sekaligus menciptakan wilayah yang aman dan nyaman.

“Menjaga lingkungan juga bagian dari menjaga kehidupan masyarakat. Karena itu, sinergi tiga pilar bersama warga perlu terus diperkuat,” pungkas AKP Rosyadi.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *