Gatanews|Mataram – Upaya mempercepat transisi energi di Nusa Tenggara Barat kian menguat. Pemerintah Provinsi NTB bersama Institute for Essential Services Reform (IESR), Kamis (4/6/2026), menggelar rapat awal menuju Emisi Nol Bersih 2050 atau lebih cepat, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor energi.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“NTB memiliki potensi besar di sektor energi terbarukan. Sinergi seluruh pihak sangat penting, agar potensi tersebut mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Iqbal dalam sambutannya.
Forum ini mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, serta sektor ketenagalistrikan untuk menyusun langkah strategis menuju target emisi nol bersih. Salah satu isu yang mengemuka yakni pengembangan energi terbarukan dan super grid kawasan Bali-Nusa Tenggara.
PLN UIW NTB turut memaparkan perkembangan pemanfaatan energi baru terbarukan di sistem kelistrikan daerah. Hingga saat ini, bauran energi pembangkit berbasis EBT di NTB mencapai 5,15 persen atau setara 37,60 megawatt dari total kapasitas pembangkit yang beroperasi.
“PLN menyambut baik inisiatif kolaboratif yang digagas Pemerintah Provinsi NTB bersama IESR dalam menyusun langkah-langkah strategis menuju Emisi Nol Bersih 2050 atau lebih cepat,” kata General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti.
Menurut Sri Heny, pengembangan energi bersih membutuhkan dukungan seluruh pihak agar mampu berjalan selaras dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah.
“Ke depan, PLN siap mendukung pengembangan energi terbarukan yang andal, berkelanjutan, serta terintegrasi dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, kolaborasi antara pemerintah, PLN, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga NTB mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.(djr)








