Gatanews|Lombok Barat – Di sela tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Selat Aipda Firman Eka Jayadi ternyata juga aktif mengembangkan pertanian mandiri, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Di halaman rumahnya di Desa Selat, Kecamatan Narmada, anggota Polsek Narmada tersebut mengelola berbagai jenis tanaman produktif secara mandiri. Salah satu yang menjadi unggulan yakni kebun anggur dengan sekitar 15 varietas, di antaranya Trans, Jupiter, Akademik, Gosvi, Julian, dan beberapa jenis lainnya.
Tak hanya anggur, Aipda Firman juga membudidayakan cabai, tomat, terong panjang hijau, terong panjang ungu, terong bundar, hingga kacang sanca inci. Seluruh proses mulai dari penyemaian bibit hingga perawatan dilakukan sendiri.
Hasilnya pun cukup menggembirakan. Tanaman anggur mampu dipanen hingga tiga kali dalam setahun atau sekitar empat bulan sekali. Aktivitas tersebut telah dijalankan secara konsisten sejak 2019, dan terus berkembang hingga sekarang.
Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. saat dikonfirmasi terkait aktivitas anggotanya, Rabu (3/6/2026), memberikan apresiasi atas inisiatif anggotanya yang mampu memanfaatkan waktu luang, untuk kegiatan produktif sekaligus mendukung program pemerintah.
“Apa yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Selat patut menjadi contoh. Di tengah kesibukan menjalankan tugas kepolisian, ia tetap mampu mengembangkan pertanian mandiri, yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar AKP I Kadek Ariawan.
Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak berbagai program positif di tengah masyarakat, termasuk ketahanan pangan.
“Kami sangat mendukung kegiatan produktif seperti ini. Selain membantu meningkatkan kesejahteraan, kegiatan tersebut juga selaras dengan program ketahanan pangan, yang terus didorong pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Aipda Firman Eka Jayadi mengaku kegiatan berkebun, berawal dari hobi yang kemudian berkembang menjadi usaha produktif keluarga. Ia menanam sendiri bibit anggur dan berbagai jenis tanaman pangan di pekarangan rumah.
“Awalnya hanya hobi mengisi waktu luang. Seiring berjalan waktu, tanaman anggur berkembang cukup baik, dan sekarang bisa panen sekitar tiga kali dalam setahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh proses budidaya dilakukan secara mandiri, mulai dari penyemaian bibit hingga perawatan tanaman.
“Saya belajar secara bertahap dan terus mencoba berbagai varietas anggur. Alhamdulillah, hasilnya bisa membantu menambah penghasilan keluarga, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” tuturnya.
Firman berharap aktivitas tersebut dapat menginspirasi masyarakat, untuk memanfaatkan lahan pekarangan menjadi lebih produktif.
“Lahan kecil pun bisa menghasilkan jika dirawat dengan tekun. Selain memenuhi kebutuhan keluarga, hasilnya juga bisa menambah nilai ekonomi,” pungkasnya.
Keberhasilan tersebut, menunjukkan semangat pengabdian anggota Polri tidak hanya terlihat saat bertugas di lapangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.(djr)












