Gatanews.id || Lombok Timur – Suasana tenang di kawasan Bendungan Pandan Duri mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang warga dilaporkan tenggelam di area bendungan pandan duri, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur(Lotim), Nusa Tenggara Barat(NTB) pada kamis(7/5/2026) sekitar pukul 16:00 Wita (sore).
Duka mendalam menyelimuti Bendungan Pandan Duri. Kali ini, seorang anak asal Kalimantan bernama Ahmad Rahman 12 tahun yang tinggal di Gunung Aur, Dusun Peresak, Desa Santong, Kecamatan Terara, dilaporkan tewas tenggelam.
Korban ditemukan didasar bendungan setelah dilakukan pencarian oleh sejumlah warga yang ikut memberikan pertolongan.
Menurut keterangan dari teman-temannya. korban tidak bisa berenang, Ia tergiur melihat temannya mandi, lalu korbanpun ikut mandi, korban langsung melompat ke bendungan sehingga membuat teman-temannya kaget.
Sebelum kejadian, korban yang juga seorang pelajar dan baru beberapa minggu tinggal di Lombok Timur, mengajak teman bermainnya untuk bermain di kawasan Bendungan Pandandure.
Diketahui kedatangannya di bendungan tersebut merupakan pertama kali dan belum mengetahui situasi sekitar.
“Korban tidak bisa berenang dan beberapa teman lainnya ikut memberi pertolongan sebab saat itu kondisi air cukup dalam,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Lalu Rusmaladi, SH mengutip keterangan sejumlah rekan bermain korban, Jum’at (8/5/2026).
Lantaran panik, korban berusaha berenang sesekali dibantu rekan lainnya. Sayangnya, usaha itu tak membuahkan hasil. Korban secara perlahan tenggelam hingga dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter Puskesmas Terara.












