Gatanews|Lombok Barat – Pencarian korban hanyut di aliran Air Terjun Temburun Nanas, Desa Bukit Tinggi, Gunungsari, Kamis (7/4/2026) pagi, akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan menemukan jenazah remaja mengapung di hulu Bendungan Meninting.
Penemuan berawal dari laporan warga, yang melihat sosok tubuh mengapung dalam posisi tengkurap di aliran sungai. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti tim gabungan yang tengah melakukan penyisiran.
Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra saat dikonfirmasi terpisah menyampaikan, proses evakuasi berjalan cepat setelah lokasi dipastikan.
“Begitu menerima informasi dari warga, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi menggunakan perahu karet,” ungkapnya.
Jenazah kemudian dibawa menuju dermaga Bendungan Meninting, sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Identitas korban diketahui bernama Heri Saputra (16), pelajar asal Praya Tengah. Keluarga korban membenarkan identitas tersebut, setelah proses koordinasi dilakukan di rumah sakit.
“Keluarga korban telah memastikan identitas dan menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi,” kata Kapolsek Adnyana.
Setelah proses administrasi dan penanganan selesai, jenazah dimandikan serta dikafani di RS Bhayangkara, kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung lancar dengan dukungan tim SAR, aparat kepolisian, serta masyarakat setempat.(djr)












