Rutan Palembang Kembangkan UMKM Kopi Ratu Lembang, Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Gatanews.id. Palembang, 18 April 2026 — Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pengembangan UMKM berbasis pembinaan kemandirian warga binaan. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah program UMKM Kopi Ratu Lembang yang digelar pada Kamis (18/04) di lingkungan Rutan Kelas I Palembang.

 

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan (soft skill) warga binaan, khususnya di bidang pengolahan dan pengembangan usaha kopi lokal.

 

Dalam pelaksanaannya, warga binaan diberikan pelatihan secara langsung terkait pengolahan kopi, mulai dari proses awal hingga siap dipasarkan. Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat, sehingga mereka memiliki keterampilan produktif yang dapat dikembangkan secara mandiri.

 

Muhammad Rolan menyampaikan bahwa program UMKM Kopi Ratu Lembang tidak hanya berfokus pada pembinaan keterampilan, tetapi juga bertujuan untuk mendorong kemajuan industri kopi asli Sumatera Selatan. “Melalui program ini, kami ingin membekali warga binaan dengan kemampuan yang bernilai ekonomi sekaligus turut mempromosikan potensi kopi lokal daerah,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, program ini dirancang secara berkelanjutan dan terarah, sehingga pembinaan yang diberikan tidak bersifat sementara, melainkan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan dan potensi warga binaan. Selain itu, warga binaan yang terlibat juga diberikan premi serta sistem bagi hasil dari penjualan Kopi Ratu Lembang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

 

Dengan adanya program ini, diharapkan warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga mampu mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti.( Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *