Daerah  

Gubernur Iqbal Ingin Jadi “Dirigen” Penanganan Kemiskinan Ekstrem di NTB

Gatanews|Mataram – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mendorong kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan, untuk menekan kemiskinan ekstrem di NTB. Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi bersama mitra pembangunan Pemprov NTB di Mataram, Jumat (23/1/2026).

Menurut Lalu Iqbal, fokus utama pemerintah daerah tertuju pada 106 desa prioritas dengan tingkat kemiskinan paling tinggi.

“Target utama kita adalah menghilangkan kemiskinan ekstrem. Ini adalah fondasi paling mendasar sebelum menyelesaikan persoalan sosial lainnya,” kata Iqbal.

Iqbal menilai program pengentasan kemiskinan selama ini berjalan sendiri-sendiri. Kondisi tersebut membuat dampak penanganan belum maksimal.

“Persoalannya adalah lack of orchestration, tidak ada yang mengorkestrasi, tidak ada dirigennya. Masing-masing jalan sendiri,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal itu, Pemprov NTB menyiapkan pendekatan terpadu lewat program Desa Berdaya. Program ini fokus pada penanganan kemiskinan ekstrem secara terintegrasi di desa prioritas.

Iqbal menegaskan pemerintah provinsi menyiapkan data detail terkait kondisi desa serta kebutuhan masyarakat. Data tersebut diharapkan membantu mitra pembangunan menyusun program sejalan dengan arah kebijakan daerah.

“Pemerintah provinsi tugasnya menyediakan data, memberikan arahan. Teman-teman mitra pembangunan yang memainkan alat musiknya, tetapi iramanya harus sama,” ujarnya.

Iqbal juga menempatkan pengurangan kemiskinan sebagai tujuan utama pembangunan NTB. Sektor lain seperti ketahanan pangan dan pariwisata diposisikan sebagai instrumen untuk mencapai tujuan tersebut.

“Tujuan utamanya nomor satu. Nomor dua, nomor tiga sebetulnya tools, alat untuk mengeluarkan dari kemiskinan tersebut,” jelasnya.

Lewat kolaborasi terpadu antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan, Iqbal berharap langkah penanganan kemiskinan ekstrem di NTB bisa bergerak lebih cepat. Target akhirnya satu: desa-desa keluar dari lingkaran kemiskinan.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *