Gatanews|Lombok Barat – Sekretariat Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Lombok Barat, Desa Karang Bayan, Kecamatan Lingsar, tampak ramai, Sabtu (10/1/2026). Menteri Pembangunan Internasional Kanada Randeep Singh Sarai, hadir langsung meninjau karya dan aktivitas anggota PEKKA.
Rombongan tiba sekitar pukul 11.50 Wita. Sejumlah pejabat ikut mendampingi, mulai dari Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton, pejabat pengembangan internasional Kanada, hingga Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha. Hadir pula unsur Forkopimcam Lingsar, tokoh perempuan, serta perwakilan sekitar 50 anggota PEKKA dari Lombok Barat, KLU, Bima, dan Dompu.
Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K., ikut memantau langsung jalannya kegiatan. Ia memastikan agenda kunjungan berjalan tertib, aman, dan kondusif sejak rombongan tiba hingga acara berakhir.
“Kami lakukan pengamanan terbuka dan tertutup, agar seluruh rangkaian kunjungan berjalan lancar. Sinergi semua pihak sangat membantu menjaga situasi tetap aman dan nyaman,” ujar Iptu Herwin Jonathan Nababan.
Dalam sesi pemaparan, Ketua Serikat PEKKA Lombok Barat, Romlah, menyampaikan perjalanan gerakan PEKKA sejak 2021. Hingga kini, jumlah anggota di NTB telah mencapai sekitar 12 ribu orang. Fokus utama kegiatan mengarah pada penguatan kepemimpinan perempuan kepala keluarga, melalui pendidikan Akademi Paradikta serta program kerja berbasis usulan anggota.
Ketua Badan Eksekutif Nasional Solidaritas Perempuan NTB, Armayanti Sanusi, turut memaparkan kolaborasi bersama Kanada melalui program Renewed Women’s Voice and Leadership. Program tersebut menyasar 12 provinsi di Indonesia, termasuk empat kabupaten di NTB, dengan target 12 ribu penerima manfaat.
Tiga perwakilan anggota PEKKA kemudian menyampaikan testimoni. Mereka berbagi pengalaman positif selama mengikuti program, mulai dari peningkatan kepercayaan diri hingga penguatan ekonomi keluarga.
Menteri Randeep Singh Sarai mengaku terkesan atas keberanian para perempuan, menyuarakan hak serta gagasan mereka. Ia menilai kiprah perempuan memberi dampak nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Saya bangga mendengar langsung suara para perempuan, yang berani memperjuangkan hak mereka. Ketika perempuan kuat, anak-anak dan masa depan dunia juga ikut menjadi lebih baik,” ucap Randeep Singh Sarai.
Kegiatan berlanjut dengan peninjauan stand kerajinan tangan dan usaha anggota PEKKA. Seluruh rangkaian kunjungan berakhir sekitar pukul 12.55 Wita dengan situasi aman dan lancar.(djr)












