Gatanews.id, Mataram | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jamu Taqwa Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar acara Pengajian Halal Bihalal dan Pengukuhan Pengurus DPD Jamu Taqwa NTB Periode 2025-2029.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Jamu Taqwa Kota Mataram dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat serta perwakilan pemerintah daerah.
Acara diawali dengan prosesi pengukuhan sebanyak 55 anggota baru DPD Jamu Taqwa NTB, yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Tanfidziyah DPP Jamu Taqwa, KH. Shobirin Noer. Pengukuhan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru untuk periode empat tahun ke depan.
Mewakili Gubernur Nusa Tenggara Barat, hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Izzuddin Mahili. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa momentum halal bihalal ini menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi, membangun persatuan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat NTB yang lebih maju.
“Dalam suasana pasca-Ramadan, kita ingin memastikan bahwa ikatan emosional dan semangat kebersamaan tetap terjaga. Semoga acara ini memberikan energi baru untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Izzuddin.
Ia juga menyampaikan pesan Gubernur NTB agar masyarakat terus berkontribusi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beradab secara moral dan sosial.
Acara ini semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Gus Mujib Musta’in. Dalam ceramahnya, Gus Mujib mengulas makna penting perbedaan antara silaturrahmi dan silaturrahim.
Menurutnya, silaturrahmi merupakan upaya mempererat hubungan dengan siapa saja, sementara silaturrahim lebih spesifik, yakni menjaga hubungan kasih sayang dengan keluarga yang memiliki hubungan darah.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat Jamu Taqwa NTB untuk memperkuat ukhuwah dan membangun peradaban sosial yang lebih baik di Nusa Tenggara Barat. (*)












