Hindari Kenaikan Harga Bapokting Jelang Nataru, Disdag Kota Mataram Gandeng Pelaku Usaha Distributor

Gatanews.id, Mataram | Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pasar Rakyat. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

 

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perdagangan ini bertujuan untuk menekan kenaikan harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) jelang Nataru.

Kabid Bapokting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida, S.E., M.M., menyoroti terkait naiknya harga daging ayam broiler di pasaran dalam beberapa hari terakhir ini.

“Setelah kami lakukan koordinasi dengan para pelaku usaha distributor terdapat banyak alasan yang menyebabkan kenaikan ini,” ujar Sri, Senin (09/12/2024).

Salah satu distributor ayam broiler, Rahmat, menyampaikan bahwa perusahaan lokal hanya mengikuti instruksi dari pabrikan yang saat ini stoknya sudah dinaikan 20 persen untuk mengantisipasi Nataru.

 

Adapun kenaikannya karena kwalitas DOC (bibit) yang menurun (banyak yang mati), sehingga harga DOC naik dari harga Rp 4.000 per ekor menjadi Rp 9.000 per ekor. Untuk harga pakan masih stabil.

Begitupula dengan Rahman, distributor telur menerangkan bahwa harga Telur sedikit mengalami kenaikan, dengan harga gudang. Untuk telur ukuran standar bisa mencapai Rp 43.500 per tray. Namun untuk pakan masih stabil dan cenderung turun.

Beberapa pelaku usaha lain mengungkap bahan pokok seperti Daging ayam beku, minyak goreng, beras stoknya masih dalam keadaan stabil.

Harga bahan pangan diprediksi memang akan mengalami kenaikan, namun tidak signifikan. Hal ini dikarenakam pengaruh meningkatnya permintaan konsumen.

Mengantisipasi hal ini, Dinas Perdagangan Kota Mataram meminta dukungan semua pihak dalam mensukseskan Pasar Rakyat yang akan digelar selama 6 hari mendatang.

 

“Pasar rakyat ini akan kita mulai di tanggal 10 Desember 2024. Itu ada di beberapa lokasi di Kota Mataram. Ini kita gelar dalam rangka penstabilan harga jelang Nataru,” tutupnya. (gii)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *