Hukrim  

Takut Terekspos, Uhel Nyelinap Penuhi Panggilan Penyidik Unit PPA

Ilustrasi Abah Uhel mendatangi Unit PPA Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB

Gatanews.id|Mataram – Mantan bupati Lombok Tengah dua periode H. Suhaili Fadhil Thohir kembali disorot, setelah dengan menyelinap memenuhi panggilan penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB. Sapaan akrab Abah Uhel yang merupakan bakal calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, memenuhi panggilan kedua terkait laporan nikah tanpa izin, yang dilaporkan istrinya, Lale Laksmining Puji Jagat.

Sebelumnya Abah Uhel sempat mangkir dari panggilan pertama, menambah ketegangan dalam kasus yang kini melibatkan dua laporan utama. Yang pertama, menyangkut masalah pribadi dan yang kedua dugaan penipuan, penggelapan dan pemerasan terkait kerjasama bisnis.

Pada hari Rabu (7/8/2024), Abah Uhel datang dan masuk ke gedung Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB sekitar pukul 15.00 WITA. Namun, dengan langkah cerdik, ia memilih masuk dengan menyelinap untuk menghindari wartawan yang telah menunggu sejak pagi. Para jurnalis yang bersiaga hingga pukul 17.00 WITA tidak menyadari kehadiran maupun kepulangannya.

Signal menghindar alias ketakutan Abah Uhel kepada awak media, diiyakan lawyer pihak pelapor yang dikonfirmasi via line telepon selular.

“Biasanya jadwal panggilan jam 09.00 WITA, mungkin dia menghindari wartawan. Jadi, yang bersangkutan memilih waktu atau saat yang tepat,” kata Ahmad Saifullah, S.H.

Sementara menurut keterangan dari pihak kepolisian, kasus yang membelit mantan Bupati Lombok Tengah dua periode itu melibatkan dua laporan.

“Laporan pertama berhubungan dengan masalah pribadi atau nikah tanpa izin, sedangkan laporan kedua adalah dugaan penipuan terkait kerjasama,” jelas Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Syarif Hidayat, S.I.K.

Pihak Ditreskrimum Polda NTB memastikan jika proses penyidikan berlangsung sesuai prosedur, tanpa dipengaruhi status politik Abah Uhel.

“Kami fokus pada penegakan hukum yang adil dan tidak ada kaitannya dengan situasi politik saat ini,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan Abah Uhel. Namun, masyarakat berharap agar penyelesaian kasus ini dapat berjalan transparan dan adil. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *