Gatanews.id, Lombok Utara | Pasca gempa yang terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU), anggota Polsek Tanjung melaksanakan monitoring ke beberapa Desa yang ada di Kecamatan Tanjung.
Akibat gempa bumi yang terjadi pada Selasa (14/05) sore, bangunan di beberapa wilayah di Kecamatan Tanjung mengalami kerusakan.
Kapolres Lombok Utara melalui Kapolsek Tanjung AKP Remanto menyampaikan bahwa berdasarkan info resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia gempa tersebut berkekuatan 5,5 Skala Ritcher.
“Gempa dengan kekuatan 5,5 SR ini terjadi sekitar pukul 16.11 wita, dengan guncangan yang cukup keras sehingga mengakibatkan bangunan warga mengalami kerusakan,” jelas Remanto.
Akibat gempa tersebut beberapa bangunan warga yang mengalami kerusakan diantaranya : bangunan berupa dapur milik warga di Desa Sokong yang mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 juta. Kemudian warung di Desa Jenggala dengan kerugian sebesar Rp 500 ribu dan bangunan berupa dapur di Desa Medana dengan kerugian sekitar Rp 2 juta.
“Sementara di Desa Tegal Maja terdapat satu korban dengan luka robek pada kepala akibat terkena runtuhan bata atas nama Inaq Takanep (61) dan sudah dilakukan perawatan media di PKM Tanjung,” katanya.
Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mencari informasi yang resmi.
“Jangan mendengar berita yang belum jelas kebenarannya. Karena hal tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat suasana ditengah masyarakat menjadi gaduh,” imbaunya. (*)












