Gatanews.id, Mataram | Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Triwulan I tahun 2024 serta Kebijakan-Kebijakan Program Pimpinan.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs R Umar Faroq ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Lombok Raya Mataram, Selasa (07/05).
Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolda NTB, PJU Polda NTB, Kapolres/ta jajaran Polda NTB serta diikuti secara zoom oleh seluruh jajaran di masing-masing Polres/ta.
Dalam Rapat tersebut seluruh satker yang ada di jajaran Polda NTB diantaranya Direktorat dan Polres/ta, masing-masing memaparkan hasil Operasional yang telah dilaksanakan.
Mengawali sambutannya, Kapolda NTB menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas loyalitas dan kerja keras serta dedikasi yang telah ditunjukan selama ini dalam upaya menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polda NTB.
Sementara itu, sebagai gambaran tranding kejahatan gangguan kamtibmas berdasarkan data hasil Operasional, bahwa pada triwulan ke IV tahun 2023 terdapat 1.862 kasus dengan penyelesaian sebanyak 1.484 kasus.
“Sementara pada triwulan I tahun 2024 terdapat 1.932 kasus dengan penyelesaian sebanyal 1.226 kasus. Hasil ini menunjukan kenaikan pada jumlah kasus sebanyak 3,76% dan terjadi penurunan (+3, 76%) dan terjadi penurunan pada penyelesaian kasus sebanyak 17,39%,” kata Kapolda.
Dia berharap agar tugas tugas kepolisian yang akan di laksanakan ke depannya dapat lebih di optimalkan.
Kapolda juga membahas terkait kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 10 tahun WWF (Word Water Forum) yang akan berlangsung di Provinsi Bali.
“Terkait kegiatan KTT WFF tersebut, Polda NTB bersama stakeholder lainnya akan melaksanakan Operasi terpusat dengan sandi Puri Agung 2024 dan akan melakukan pengamanan pada kegiatan tersebut,” katanya.
Kapolda juga mengajak agar melaksanakan kegiatan tersebut dengan maksimal, sebagai upaya mensukseskan KTT WFF. (*)












