Gatanews.id, Mataram | Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB bekerjasama dengan Beacukai Mataram, Biddokkes dan BidPropam Polda NTB melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Kegiatan ini menyasar beberapa tempat hiburan malam di wilayah hukum Polda NTB, Sabtu malam (09/12/2023).
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi yang memimpin langsung operasi tersebut mengatakan ada delapan orang yang diamankan karena terbukti positif menggunakan narkoba.
“Kedelapan terduga ini kami amankan di dua lokasi berbeda diwilayah Mataram,” katanya.
Delapan orang tersebut lanjutnya, berinisial F (26), YAF (24), (HR (23), R (30) keempatnya berjenis kelamin perempuan serta AD (43) laki-laki. Mereka diamankan di tempat Karaoke K, salah satu tempat hiburan Malam di Kota Mataram.
Selanjutnya ditempat hiburan malam P, tim operasi Cipkon mengamankan 3 terduga penyalah gunaan narkotika, dua diantaranya perempuan yaitu J (22) dan M (23) serta satu laki-laki SR (17).
Dari hasil operasi tersebut tim mengamankan barang bukti Narkotika sebanyak 13 butir pil/tablet yang diduga ekstasi, serta belasan botol minuman beralkohol berbagai merek.
“Untuk barang bukti berupa pil yang diduga ekstasi tersebut akan dilakukan uji lab untuk memastikan apakah pil tersebut mengandung jenis-jenis narkotika, sementara berbagai merek minuman beralkohol akan dibawa ke dinas perizinan guna memastikan jenis-jenis Minuman beralkohol yang telah memperoleh izin edar,” ucap Deddy.
Menurut Deddy, para terduga akan dikenakan pasal 114, dan atau 112, dan atau 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
“Saat ini para terduga dan barang bukti kita amankan di Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan oleh tim penyidik Ditresnarkoba Polda NTB,” tegasnya.
Dirresnarkoba juga menjelaskan bahwa operasi Cipkon yang dilakukan sebagai upaya meminimalisir terjadinya peredaran Narkotika di wilayah hukum Polda NTB terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Pemilu 2024.
“Operasi ini merupakan upaya dari Ditresnarkoba Polda NTB dalam menciptakan keamanan menjelang pemilu 2024,” tutupnya. (*)












