Gatanews.id, Lombok Utara | Personel Polsek Bayan bersama warga lakukan proses evakuasi penemuan mayat di kebun jalur Torean dusun Torean, desa Torean, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu (28/10).
Kapolsek Bayan Iptu I Made Widiartha membenarkan penemuan mayat di jalur pendakian gunung Rinjani tersebut.
“Benar, ditemukan mayat pria paro baya bernama Alidah (66) warga desa Semoyang, Praya Timur Lombok Tengah,” ucap Kapolsek Bayan melalui telepon, Minggu (29/10).
Dikatakan Kapolsek bahwa kronologis kejadian berawal pada tanggal 25 Oktober 2023 lalu sekitar pukul 09.00 wita, korban bersama rombongan yang berjumlah 21 orang berangkat ke Gunung Rinjani melalui jalan Senanga, dusun Pegadungan, desa Sambik Elen, Bayan.
Kemudian pada hari Sabtu pagi (28/10) dua orang saksi atas nama Nursiwan dan Abdullah yang hendak turun melalui jalur Torean.
Saat melintas dijalan kebun jeruk keduanya melihat korban tergeletak menghadap atas. Keduanya mendekati dan memeriksa keadaan korban yang sudah dalam keadaan kaku.
Selanjutnya salah satu saksi mencari sinyal untuk menelpon pihak TNGR dan melaporkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki.
Sekitar pukul 16.00 wita tim evakuasi sampai di TKP untuk selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Senaru.
“Sampai di Puskesmas Senaru tim evakuasi memberitahu pihak keluarga korban,” jelasnya.
Jenazah korban diterima pihak keluarga sekitar pukul 20.00 wita. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan membawa korban untuk dimakamkan,” katanya.
Kapolsek berpesan kepada masyarakat yang akan melakukan pendakian ke Gunung Rinjani agar memperhatikan kesehatan dan menjaga kebersamaan bersama rombongan.
“Perhatian kesehatan ketika akan melakukan pendakian, terutama untuk pendaki yang memiliki penyakit bawaan,” pesannya.
Dilanjut Kapolsek, mengingat cuaca ekstrem serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan maka pihaknya berharap jangan lakukan pendakian atau turun dari pendakian seorang diri. (*)












