Jambret Jadi Bidikan Utama Pengamanan Nataru

Gatanews.id, Mataram | Kepolisian Daerah (Polda) NTB memetakan potensi gangguan dan titik lokasi yang diprediksi berpotensi mengganggu kondusifitas keamanan saat perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Untuk potensi kejahatan, tindak pidana pencurian seperti jambret menjadi atensi utama aparat kepolisian.

 

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto usai gelar pasukan di Mapolda NTB, Kamis (22/11/2022) mengatakan, selain potensi gangguan keamanan ada beberapa titik objek vital yang akan menjadi perhatian utama penempatan personel kepolisian. Diantaranya, tempat ibadah, Pelabuhan, Terminal, Bandara, tempat wisata, serta jalan protokol.

 

“Kami telah menyiapkan sebanyak 32 Pos Pengamanan, termasuk Pos Pengaduan. Kami juga terjunkan tim gabungan baik dari Kepolisian, TNI, BNPB, Pemda serta Pecalang,” tutur Kabid Humas.

 

Persiapan pengamanan Nataru itu sendiri menurut Artanto, akan dimulai pada 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023. Selain pengamanan Ops Lilin Rinjani 2022, Polda NTB juga melanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

 

“Untuk personel sendiri kami siapkan 1.458 tim gabungan,” tukasnya.

 

Sementara itu, untuk izin keramaian Polda NTB akan memperketat terkait pengeluaran izin. Pasalnya, kondusifitas keamanan wilayah akan menjadi prioritas utama saat momen Nataru.

 

“Untuk izin keramaian kami perketat seperti halnya perayaan tahun baru 2023, jika berpotensi terjadi gangguan, maka tidak akan kami keluarkan izin,” tutup Artanto. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *