Dua Truck Makanan Siap Saji Produk Lokal NTB Dikirim untuk Korban Gempa Cianjur

Gatanews.id, Mataram | Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah melepas pengiriman bantuan dua truk bantuan makanan siap saji untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Bantuan senilai Rp 811.280 juta ini dikirim secara resmi oleh Gubernur, Sabtu (03/12/2022).

 

Bantuan yang dikirimkan ke Cianjur berupa produk-produk lokal khas NTB. Berupa kuliner khas Lombok seperti Ayam Taliwang, Ayam Rarang dan Sate Rembiga. Sisanya berupa telur asin, madu Sumbawa, kue kering NTB, kopi Lombok dan kopi Sumbawa.

 

“Karena saya rasa kuliner NTB itu berbeda dan punya kekhasan sendiri sehingga kenapa kita mengirim bantuan berupa produk lokal,” kata Bang Zul sapaan akrabnya.

 

Banner Iklan Aruna

Gubernur NTB mengatakan sebagai daerah yang pernah dilanda gempa bumi pada 2018 lalu, NTB ikut merasakan apa yang dialami masyarakat Cianjur. Sehingga, aparatur sipil negara (ASN), BUMD, badan usaha milik swasta, dan Pemda Kabupaten/Kota menggalang dana bantuan untuk korban gempa di Cianjur.

 

Untuk penyerahan bantuan nantinya, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua TP PKK NTB, Niken Widyawati Zulkieflimansyah yang akan mendistribusikan ke korban gempa Cianjur.

 

“Karena banyak korban adalah ibu-ibu dan anak-anak,” ucapnya.

 

Ditemui ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik menyebutkan bantuan makanan siap saji yang dikirim ke Cianjur senilai Rp811.280 juta tersebut semuanya berupa makanan siap saji produk lokal NTB.

 

Mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB ini, menjelaskan alasan mengirim bantuan berupa makanan siap saji. Karena korban gempa butuh makanan siap saji selama sebulan ke depan.

 

“Makanya dikirim makanan siap saji semua dan merupakan makanan produk lokal NTB. Ini sekaligus untuk memperkenalkan NTB di daerah lain bahwa kita punya banyak produk yang khas dan bisa bersaing dengan daerah lain. Perintah pak Gubernur tidak boleh ada produk lain selain produk lokal,” kata Khalik.

 

Khalik menyebutkan makanan siap saji yang paling banyak dikirim berupa kuliner Ayam Taliwang, Sate Rembiga dan Ayam Rarang yang sudah dikemas dalam bentuk kemasan yang bisa bertahan selama 3 sampai 6 bulan.

 

“Ketika masyarakat Cianjur melihat bahwa ini merupakan produk NTB maka suatu saat ada yang datang ke sini mereka akan cari atau menjadi cerita kepada yang lain. Bahwa mereka pernah merasakan apa yang pernah dikirimkan pemerintah NTB berupa produk lokal,” tandasnya.

 

Khalik menambahkan bantuan senilai Rp811,280 juta itu tidak ada yang berasal dari APBD. Tetapi berasal dari ASN Pemprov NTB, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Pemda KSB, Bank NTB Syariah, DPRD NTB, serta Guru se-NTB.

 

Terkait bantuan untuk pembangunan infrastruktur yang rusak di Cianjur, Khalik mengatakan Mendagri telah mengeluarkan surat edaran ke Pemda Kabupaten/Kota.

 

“Pemda Kabupaten/Kota diminta memberikan sumbangan dana ke Cianjur minimal Rp100 juta. Dana itu akan digunakan untuk membangun hunian sementara bagi korban gempa,” katanya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *