Palopo, 24 Maret 2024
Rasa Empati yg mengusik sehingga kami hrs angkat bicara. Terkait Pemberitaan demo yg mengatasnamakan masyarakat adat dlm kelompok 10 anak suku itu adalah kelompok penggadai adat, berkali kali kami serukan bahwa adat luwu jangan dipermalukan, adat luwu juga tdk mengenal namanya demonstrasi. Untuk membuktikan mereka itu kelompok adat, sebaiknx minta sil sila keturunannx serta bukti sejarah ttg ceritera perjuangan leluhurnx agar bisa berhadap hadapan dgn kami utk membuktikan siapa & yang mana sesungguhnya betul betul orang adat.
Kata Abidin Arief
Kebetulan ceritera tentang 10 anak suku yang ada dalam wilayah konsensi PT.VALE datanx masih kami simpan rapih. Kami prihatin ada mengatas namakan dirinya orang adat lalu melibatkan beberapa organisasi sampai sampai tuntutannya malah jadi membingungkan. Adat luwu masih kuat, belum saatnx harus keluar dari wilayah tana luwu utk minta bantuan. Sebab adat luwu itu tdk mudah dibawa sana sini demi memuluskan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jelas abidin
Kami malu membaca beritanx orang adat menuntut sampai persoalan volusi. Jika kita berbicara tentang amdal, bukan baru saat ini ada mslh amdal atau tentang pencemaran limbah. Lebih hebat di zaman PT.INCO tapi toh juga perusahaan kanada itu melakukan peralihan saham sampai 100% tetap tdk ada masalah dgn masyarakat karna pemerintah sendiri tidak mempersoalkan pemberitaan seheboh sekarang tentang pencemaran limbah dari dulu hingga saat ini.
Masyarakat lokal itu hanya ingin kesejahteraan dan ketenangan hidup. Bukan untuk menutup atau mengusir perusahaan PT.VALE dari sorowako. Bagi kami sangat keliru orang yang berada dari luar wilayah tana luwu jika selalu mengeluarkan statemen tentang vale dipersilahkan utk pergi dari srwko, dikarnakan itu bukan solusi. Sampai hari ini setana luwu apa lg seluwu raya, terlebih penduduk asli/lokal masih sangat senang dengan keberadaan perusahaan. Sebab kehadiran perusahaan bnyk manfaat yg kami rasakan, baik tentang kegiatan adat budaya, maupun kegiatan sosial serta yg lain lain, apa lagi tentang pemberdayaan yang dilakukan selama ini..Tegas Abidin.
Lanjut Beliau Jelaskan
Kalaupun masih ada yang dianggap kurang mungkin hanya malu atau sengaja menyembunyikan kebaikan perusahaan, ataukah orang itu dikarnakan sangat serakah sehingga tdk pandai bersyukur. Diluar wilayah konsensi saja PT.VALE berbuat apa lagi dalam wilayah pemberdayaannya. Kalaupun masih ada yg kurang itu hanya karna ulah oknumnya saja sebab tiap org berbeda caranx & tdk menutup kemungkinan aturannya jg bs berubah. Tergantung sikon atau kebutuhan perusahaan.
Harus dipahami bahwa perusahaan bukan hanya datang di sorowako urus yg mengatas namakan dirinya 10 kelompok anak suku atau penduduk lokal. Justru kami berpendapat, apabila perusahaan banyak kesalahan atau pengzaliman terhadap msyrkt lokal atau penduduk asli berarti yg lemah adalah pemerintah serta yang harus di demo pemerintah sebab masyarakat dilindungi pemerintah. Bukan diindungi dari penggabungan organisasi. Sampai hari ini kami melihat sikap pemerintah biasa biasa saja menghadapi perusahaan, tentu hal ini juga memberi pesan jika sampai saat ini perusahaan dianggap tdk ada masalah, karna perusahaan tetap melakukan kegiatan seperti biasa. Kepada masyarakat tana luwu, apa lagi masyarakat lokal / penduduk asli jgn mudah terpropokasi degan issue issue yang muncul.
Jangan sampai karna kebodohan kita ikut ikutan akhirnya anak cucu serta keluarga sahabat kita yang sedang sibuk bekerja harus kehilangan pekerjaan dikarnakan ada kelompok yang ingin menutup PT.VALE.
Pemegang Mandat
Adat Pancai Pao
Abidin Arief To Pallawarukka.SH
(Hjr)












