GataNews.id | Kasus penganiayaan kembali terjadi di Kabupaten Lombok Tengah. Pada hari Rabu (23/2), sekitar pukul 16.00 Wita, bertempat di Dusun Bajak, Desa Sukadane, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, melalui Kapolsek Pujut IPTU Derpin Hutabarat menyampaikan kronologis singkat kejadian. Sekitar pukul 15.00 Wita, korban inisial MSN (19), alamat Desa Sukadane, Kecamatan Pujut, datang kerumah E dan ngomong bersama ibunya menanyakan.
“Mana E bu?,” tanya korban.
“E lagi disawah sedang jaga tanaman Jagung biar tidak di makan Monyet,” ucap ibu dari E.
Setelah itu korban meminta ijin kepada Ibunya E untuk mencarinya, dan ibunya memberi ijin untuk MSN menemui E di Sawah.
Kemudian MSN langsung pergi mencari pacarnya ke sawah. Sekitar pukul 16.00 wita, pelaku JS dan temannya S datang secara tiba-tiba. Tanpa ada basa-basi kepada korban JS langsung menusuk korban memakai Pisau/Sajam dan mengenai bagian pinggang sebelah kanan dgn jahitan 15 dan tangan sebelah kiri dengan 4 jahitan.
Setelah itu pelaku langsung pergi dengan temannya dengan berkata kepada korban, “Itu sudah upahmu rayu-rayu cewek saya”. Dan pelaku langsung pergi bersama temannya.
Setelah pelaku pergi, E berteriak meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar TKP dan MSN langsung di bawa ke Puskesmas Sengkol .
“Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Polsek Pujut,” ungkap Kapolsek .
Pelaku yang diantar oleh keluarganya, untuk diamankan di Unit Reskrim Polsek Pujut Polres Lombok Tengah, pada Kamis (24/2/2022), sekitar Pukul 07.00 Wita.
Adapun identitas kedua pelaku yang diamankan adalah JS (16/L) dan S (14/L) yang sama-sama beralamat di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Polisi telah meminta keterangan Saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian atas nama E (17/P), alamat Desa Sukadane, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
“Berdasarkan hasil introgasi awal motif pembacokan tersebut di latar belakangi oleh rasa cemburu pelaku karena korban mendahuluinya untuk bertemu dengan E. Dan pada saat kejadian kondisi pelaku dalam keadaan emosi dan cemburu terhadap korban, pelaku telah diamankan di Polsek Pujut guna dilakukan proses hukum lebih lanjut, sementara inisial S hanya menemani Pelaku,” tutup Kapolsek.
Ang.












