Binkam  

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Terjun ke Sungai

GataNews.id | Seorang Pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, terjun ke Sungai Gebong saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit Jiwa Selag Alas Kota Mataram, di jembatan ke Sungai Gebong, Minggu (06/03).

Pria tersebut diketahui bernama MZ (39) dengan alamat Dusun Medas Timur, Desa Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah.

Bermula saat Istri korban melihat penyakit suaminya kambuh serta bersikap aneh. Istri langsung menghubungi saudara dan keluarga korban untuk mencoba mengobati dengan cara meruqiah.

Namun tidak kunjung membaik, akhirnya keluarga sepakat untuk diobati ke Rumah sakit Jiwa Selagalas, Kota Mataram.

Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi-saksi yang sekaligus keluarga korban menyebutkan, korban akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Selagalas, Kota Mataram dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis Pic up/cary.

Setiba di TKP kurang lebih pada pukul 22.00 Wita, korban tiba-tiba dengan cepat melompat ke Sungai Gebong (perbatasan antara Lombok Tengah dan Lombok Barat).

“Saksi-saksi kaget dan berusaha mencari korban namun karena dilokasi lampu penerangannya kurang memadai maka keluarga memutuskan untuk menghubungi Kepala Dusun dan meminta bantuan warga untuk mencari korban,” jelas Kapolsek.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Pringgarata langsung menindak lanjuti dengan melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak Basarnas NTB untuk melakukan pencarian korban.

Pada hari Senin (07/03) sekira pukul 10.15, akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, kemudian janazah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Istri dan keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan penolakan autopsi.

Dan sampai berita ini dimuat Polisi telah memeriksa beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

“Dari hasil Introgasi terhadap saksi-saksi, korban tidak menunjukkan gelagat menolak atau berontak saat akan di bawa ke Rumah Sakit Jiwa Selagalas, Kota Mataram, serta korban sudah menikah dan memiliki 1 Anak,” tutup Kapolsek. (Ang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *