Binkam  

Sesajen Umat Hindu Hilang Saat Nyepi

GataNews.id | Permasalahan yang kompleks di masyarakat tidak semuanya harus diselesaikan lewat jalur meja hijau, sehingga bisa dilakukan lewat jalur mediasi dengan musyawarah mufakat dan tidak menimbulkan konflik selanjutnya.

Hal ini menuntut keahlian dan kebijakan seorang Bhabinkamtibmas untuk menyelesaikan dan mengambil sikap dalam menyelesaikan permasalah yang ada di daerah binaannya.

Bertempat di Aula Unit Reskrim Polsek Sandubaya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilinaya Bripka Ida Bagus Yoga melaksanakan mediasi perkara dugaan pencurian 29 butir Telur Bebek didalam Daksina Sanggah Cerukcuk (Sesajen Umat Hindu yang dipasang dimasing-masing pintu gerbang umat Hindu dalam rangka perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1944), Jumat (04/03).

“Memang benar telah terjadi perkara dugaan pencurian di wilayah Kelurahan Cilinaya dan Kelurahan Sapta Marga,” jelas Kapolsek Sandubaya Kompol M Nasrullah, S.I.K.

Perkara pencurian 29 butir Telur Bebek di dalam Daksina Sanggah Cerukcuk yang terjadi pada hari Kamis (03/03) sekitar pukul 02.00 Wita (dini hari) di Jalan Srikandi, Lingkungan Banjar Mantri, Kelurahan Cilinaya dan Lingkungan Karang Lelede, Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

Dalam kegiatan mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Lingkungan Banjar Mantri I Ketut Suhendra, Ketua RT Lingkungan Banjar Mantri I Putu Pasek Yudana, Kepala Lingkungan Karang Tapen H. Mohar Januardi serta masing-masing orang tua maupun keluarga dari pihak pelaku dan 7 orang yang diduga sebagai pelaku.

“Penyelesaian masalah kami laksanakan dengan mengutamakan mediasi mengingat usia pelaku dan nilai kerugian yang ditimbulkan juga tidak terlalu besar,” tambahnya.

Dari mediasi yang dilaksanakan, didapatkan keputusan bahwa mereka 7orang terduga pelaku mengakui perbuatan yang dilakukan serta memohon maaf dengan tulus ikhlas kepada warga Lingkungan Banjar Mantri dan Lingkungan Karang Lelede serta warga pun memaafkan kesalahan mereka.

“Ambil hikmah dari kejadian yang dilakukan dan jangan diulangi kembali, berbuatlah yang baik masa depan kalian masih menunggu jangan sampai terjerumus pada perbuatan tidak baik apabila melakukan pidana,” tutup Kompol Nasrullah.

Ang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *