Gatanews.id|Lombok Barat – Srikandi PLN UIW NTB bersama BPBD Provinsi NTB dan BPBD Lombok Barat, Rabu (29/7/2026), melatih 50 warga Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada, agar lebih siap menghadapi bencana. Program Perempuan Tangguh Bencana ini, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat di sekitar infrastruktur kelistrikan.
Pelatihan mencakup mitigasi bencana, simulasi evakuasi banjir, pertolongan pertama, hingga koordinasi kondisi darurat. Peserta terdiri dari Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), perangkat desa, kelompok perempuan, lansia, penyandang disabilitas, dan unsur masyarakat.
Ketua Srikandi PLN UIW NTB Alfi Laili Fauziah mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan keluarga dan lingkungan.
“Perempuan bukan hanya kelompok yang perlu mendapat perlindungan, tetapi juga mampu menjadi pemimpin, penggerak, dan edukator dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat,” katanya.
Program tersebut menghasilkan pembentukan TSBD yang melibatkan unsur perempuan, penyusunan SOP Penanganan Banjir, serta penyaluran perlengkapan tanggap darurat. Pemahaman peserta juga meningkat, dengan nilai 90–100 dari 48 persen sebelum pelatihan menjadi 58 persen setelah pelatihan
Kepala Desa Gerimak Indah Amal Suhardy mengapresiasi pendampingan Srikandi PLN dan BPBD. “Pendampingan ini sangat membantu memperkuat kesiapsiagaan warga, terutama setelah wilayah kami pernah menghadapi banjir,” ujarnya.
Sementara perwakilan BPBD Provinsi NTB H. Moh. Munir, S.Pd. menilai penguatan kapasitas TSBD jadi langkah penting, untuk membangun desa yang lebih tangguh. Pendampingan berkelanjutan kemudian mendorong Desa Gerimak Indah, naik status menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tingkat Pratama.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan, ketangguhan masyarakat ikut mendukung keberlanjutan pelayanan kelistrikan.
“PLN meyakini bahwa ketahanan bangsa dibangun dari masyarakat yang kuat. Melalui Srikandi PLN, kami mendorong perempuan menjadi penggerak dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing,” ungkap Yondri.
Menurutnya, program tersebut juga memiliki nilai strategis, karena Desa Gerimak Indah berada di sekitar Gardu Induk Mataram 150 kV.
“Kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen PLN, untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjaga keandalan pelayanan kelistrikan, demi mendukung pembangunan Indonesia yang semakin maju pada usia kemerdekaan ke-81,” tandasnya.(djr)












