Polsek Narmada Edukasi Pelajar SMPN 3, Jangan Bawa Motor Jika Belum Cukup Umur

Gatanews.id|Lombok Barat – Program Police Goes to School Polsek Narmada menyambangi SMPN 3 Narmada, di Desa Sedau, Lombok Barat. Polisi mengajak para pelajar tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, menolak bullying, serta menghindari tawuran.

Kanit Lantas Polsek Narmada Iptu I Nengah Ardi Wibawa, Senin (10/8/2026), hadir sebagai pembina upacara bendera. Di hadapan siswa, dia mengingatkan pentingnya keselamatan saat berangkat maupun pulang sekolah.

“Untuk siswa yang belum cukup umur, jangan membawa sepeda motor ke sekolah. Lebih baik diantar orang tua menggunakan kendaraan yang lengkap, seperti spion dan pelat nomor polisi,” ujar Iptu Ardi Wibawa.

Polisi juga mengingatkan pelajar tidak menggunakan knalpot brong. Helm SNI wajib digunakan pengendara maupun penumpang saat berada di jalan raya.

Edukasi tak hanya soal lalu lintas. Para siswa diajak menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak melakukan bullying, serta menghindari tawuran atau perkelahian di dalam maupun luar lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 3 Narmada Hj. Ngatimah, M.Pd. menyambut positif edukasi tersebut. Menurutnya, pesan kepolisian bisa memperkuat pembinaan karakter siswa sekaligus membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman.

“Kami sangat mendukung kegiatan Police Goes to School. Anak-anak mendapat edukasi langsung dari kepolisian tentang keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, bullying, dan tawuran. Kami berharap pesan ini bisa diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dia juga mengajak orang tua ikut mengawasi aktivitas anak, terutama saat menggunakan kendaraan menuju sekolah.

“Peran orang tua sangat penting. Kami berharap orang tua ikut mengingatkan anak agar tidak membawa kendaraan sendiri jika belum cukup umur, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. mengatakan, Police Goes to School menjadi ruang edukasi langsung bagi pelajar sekaligus sarana membangun kedekatan polisi dengan lingkungan sekolah.

“Kami ingin siswa memahami aturan lalu lintas sejak dini, menjauhi narkoba, tidak melakukan bullying dan tawuran. Anak-anak juga kami dorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, memperkuat kepedulian antarsiswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *