Gatanews.id || Lombok Timur – Guna memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman, tepat sasaran, dan lancar, Kapolsek Selong melaksanakan pendampingan pendistribusian makanan bergizi ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Selong bersama Koordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Selong, Rabu (29/7/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dengan SPPG dalam mendukung keberhasilan program Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus memastikan proses distribusi makanan bergizi dapat tiba di sekolah penerima manfaat dengan aman dan tepat waktu.
Korcam SPPG Kecamatan Selong, Muhsin Ali Akbar, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Kapolsek Selong merupakan tindak lanjut dari arahan lembaga agar SPPG memperkuat sinergi dengan Kepolisian.
“Sesuai perintah lembaga, kami diminta menjalin sinergi dengan kepolisian. Hari ini Kapolsek Selong mendampingi proses pendistribusian Makan Bergizi Gratis untuk memastikan makanan dapat sampai ke tujuan dengan aman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kecamatan Selong memiliki sejumlah sekolah dengan jumlah penerima manfaat MBG yang cukup besar. Di antaranya SMKN 1 Selong sebanyak 1.900 siswa, SMAN 1 Selong sebanyak 1.300 siswa, dan MAN 2 Selong sebanyak 1.200 siswa.
Muhsin mengimbau pihak sekolah maupun orang tua siswa agar tidak ragu menyampaikan masukan apabila terdapat keluhan terkait pelayanan maupun menu makanan yang diberikan.
“Masukan dari sekolah dan orang tua sangat kami harapkan agar pelayanan maupun menu yang disajikan dapat terus diperbaiki,” katanya.
Selain itu, pihak SPPG berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan sekolah-sekolah penerima manfaat. Menurutnya, komunikasi sebelumnya masih belum maksimal karena keterbatasan waktu.
Ia menambahkan, berdasarkan arahan Badan Gizi Nasional (BGN), operasional pendistribusian Makan Bergizi Gratis dilaksanakan selama lima hari dalam sepekan.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Selong menyampaikan komitmen pihak sekolah dalam mendukung kelancaran program MBG. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk grup komunikasi sebagai wadah penyampaian aspirasi maupun evaluasi terkait pelaksanaan program.
“Kami telah membuat grup komunikasi sehingga apabila ada masukan atau kendala dapat disampaikan di dalam grup tanpa harus dipublikasikan di media sosial. Tujuan utama program Badan Gizi Nasional ini adalah meningkatkan kualitas gizi sekaligus mencerdaskan anak-anak, selain mencegah stunting,” jelasnya.
Ia juga memastikan keterlibatan para guru dalam pelaksanaan program MBG tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Selong menegaskan bahwa Polri siap mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis melalui koordinasi dan pengawalan apabila dibutuhkan.
“Kepolisian pada prinsipnya siap berkoordinasi dengan SPPG dan memberikan pengawalan apabila ada permintaan, sehingga pendistribusian Makan Bergizi Gratis dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Kapolsek Selong.












