Gatanews.id|Mataram – PLN UIW NTB terus mendorong pemanfaatan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat. Upaya itu disampaikan dalam Media Gathering bertajuk Synergy for Sustainable Growth, Selasa (23/6/2026), bersama puluhan awak media di Mataram.
General Manager PLN UIW NTB Sri Heny Purwanti mengungkapkan jika pihaknya terus menggenjot pemanfaatan program-program, untuk kepentingan masyarakat di NTB.
“Kami ingin masyarakat semakin mengenal berbagai program PLN, mulai dari BPBL, pengembangan kendaraan listrik, hingga layanan digital agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.
Dikatakan, program BPBL terus memberi dampak positif bagi masyarakat NTB. Hingga 2025, sambungan listrik telah menjangkau 12.300 rumah tangga. Tahun 2026, PLN bersama para pemangku kepentingan mengusulkan tambahan kuota bagi 15.000 rumah tangga.
“Kami berharap semakin banyak keluarga dapat menikmati listrik yang aman dan andal sehingga aktivitas ekonomi maupun pendidikan di rumah ikut meningkat,” kata Sri Heny.
Pengembangan kendaraan listrik juga terus dipacu. Sampai 31 Mei 2026, PLN telah mengoperasikan 51 unit SPKLU di 36 lokasi yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Kami juga membuka peluang kemitraan agar pembangunan SPKLU terus bertambah dan mampu mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di NTB,” ujar Sri Heny.
PLN ikut mengenalkan fitur Trip Planner pada aplikasi PLN Mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik menemukan SPKLU terdekat sekaligus merencanakan pengisian daya selama perjalanan.
“Transformasi digital terus kami kembangkan agar seluruh layanan PLN semakin mudah diakses, cepat, praktis, serta memberi kenyamanan bagi pelanggan,” tutup Sri Heny.(djr)












