Gatanews.id|Lombok Barat – Sebanyak 625 siswa baru SMKN 1 Lingsar mendapat pembekalan khusus, Selasa (14/7/2026), dari jajaran Polsek Lingsar saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti hadir sekaligus membuka kegiatan dan memimpin pengamanan selama agenda berlangsung.
Bertempat di Lapangan Basket SMKN 1 Lingsar, para peserta mengikuti materi seputar Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), hidup sehat tanpa narkoba, pencegahan perundungan, bijak bermedia sosial, hingga ancaman judi online.
Kapolsek Lingsar mengajak seluruh siswa memanfaatkan masa sekolah untuk membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta meraih prestasi.
“Mari belajar, berlatih, bersosialisasi, dan berkarya. Jadikan masa sekolah sebagai tempat membangun masa depan, bukan ruang untuk mencoba hal-hal yang bisa merusak diri sendiri,” ungkap AKP Wiwin.
Dalam penyampaian materi, AKP Wiwin menjelaskan perundungan tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga verbal, sosial, maupun tindakan di media digital. Ia mengingatkan setiap tindakan memiliki konsekuensi hukum, termasuk penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media elektronik.
“Bullying sekecil apa pun bisa meninggalkan dampak besar bagi korban. Karena itu, jangan pernah menganggap perundungan sebagai candaan. Hormati teman, saling menghargai, dan bangun lingkungan sekolah yang aman serta nyaman,” katanya.
Tak hanya mengulas bullying, Perwira Pertama (Pama) Polri berjilbab itu juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, rokok, serta praktik judi online. Para siswa diminta tidak mudah menerima titipan ataupun barang dari orang yang tidak dikenal, dan segera melapor kepada guru maupun pihak kepolisian jika menemukan dugaan pelanggaran hukum.
“Jika ada teman terlibat penyalahgunaan narkoba, bullying, atau judi online, segera sampaikan kepada guru agar bisa ditangani lebih cepat. Jangan takut melapor demi melindungi diri sendiri dan teman-teman,” tegas AKP Wiwin.
Menurut AKP Wiwin, media sosial juga perlu dimanfaatkan secara positif. Ia mendorong para pelajar memperbanyak karya dan prestasi, sehingga mampu memberi inspirasi bagi lingkungan sekitar.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal positif. Tampilkan prestasi, kreativitas, dan kegiatan baik agar bisa memotivasi banyak orang,” tutup AKP Wiwin Widarti.
Kegiatan MPLS berakhir sekitar pukul 08.30 Wita dalam suasana tertib, aman, dan penuh antusias. Kehadiran Polsek Lingsar di lingkungan sekolah, diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, serta bebas dari narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran hukum.(djr)












