Gatanews.id|Mataram – General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menitipkan pesan penguatan kolaborasi antara PLN dan insan media, Selasa (23/6/2026) pagi, saat menghadiri Media Gathering bertema Synergy for Sustainable Growth di Auditorium Rinjani PLN UIW NTB. Momen tersebut sekaligus menjadi salah satu agenda terakhir Sri Heny, menjelang berakhirnya masa tugas di NTB pada 30 Juni 2026.
Sri Heny menyampaikan apresiasi atas dukungan media, yang selama ini aktif menyebarluaskan berbagai program dan capaian PLN kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan kerja sama yang sangat baik dari rekan-rekan media. Dukungan ini sangat membantu PLN dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkap Sri Heny.
Menurutnya, sinergi antara PLN dan media perlu terus diperkuat, terutama dalam mendukung sosialisasi program strategis seperti Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), serta pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di NTB.
“Kami berharap rekan-rekan media terus menjadi mitra, dalam menyampaikan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sri Heny juga mengapresiasi peran media dalam mengawal publikasi sejumlah agenda besar, termasuk MotoGP Mandalika dan berbagai kegiatan nasional maupun internasional ,yang mendapat dukungan penuh dari PLN.
“Kolaborasi yang terjalin selama ini sangat positif dan layak terus dijaga demi mendukung pembangunan daerah,” ucapnya.
Untuk mempererat hubungan, PLN UIW NTB berencana menggelar kegiatan mini soccer bersama insan pers dalam waktu dekat. “Kami ingin membangun silaturahmi yang lebih akrab, melalui kegiatan kebersamaan di luar forum formal,” ujar Sri Heny.
Menutup sambutannya, Sri Heny memohon doa dan dukungan untuk penugasan berikutnya setelah mengakhiri masa jabatan di NTB. “Mohon doa dan support dari teman-teman semua. Semoga komunikasi dan persahabatan yang telah terjalin tetap berjalan baik, meski saya bertugas di tempat yang baru,” tuturnya.
Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UIW NTB, Muhammad Nurul Hadi, memaparkan perkembangan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM, yang telah menjangkau 12.300 rumah tangga di NTB hingga 2025.
“Program ini bertujuan memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu, serta mendukung pemerataan energi hingga pelosok daerah,” jelas Nur Hadi.
Disebutkan, untuk tahun 2026, NTB mengusulkan 15.000 rumah tangga penerima manfaat BPBL. Pada tahap pertama, Kementerian ESDM telah mengalokasikan kuota sebanyak 6.500 rumah tangga.
“Kami berharap alokasi berikutnya dapat segera terealisasi, agar semakin banyak masyarakat menikmati layanan listrik yang aman dan layak,” pungkasnya.(djr)












