Ironis, Jasad Korban Darmawan Ditemukan Tak Jauh Dari Keramba Sendiri Usai Tiga Hari Pencarian

Gatanews.id || Lombok Timur – Usai tiga hari dilakukan pencarian intensif, Darmawan, warga Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Ekas akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/5/2026).Ironisnya, jasad korban ditemukan tidak jauh dari keramba miliknya sendiri.

Penemuan korban menjadi akhir dari operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan Basarnas, Polairud, TNI AL, PMI, serta masyarakat setempat yang sejak hari pertama terus menyisir laut dan pesisir Teluk Ekas.

Koordinator tim SAR, I Gede Eka Suarjana, menjelaskan korban ditemukan pada hari ketiga pencarian setelah tim gabungan memperluas penyisiran di sekitar lokasi awal korban dilaporkan hilang.

“Dapat kami laporkan terkait penemuan korban di hari ketiga pencarian. Kami dari Basarnas bersama masyarakat dan tim SAR gabungan dari unsur Polairud, TNI AL, serta PMI akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak keluarga.

Menurutnya, pencarian dilakukan secara maksimal sejak hari pertama dengan menyisir jalur laut menggunakan perahu karet serta pemantauan di sekitar keramba tempat korban terakhir diketahui berada.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pesisir, saat melakukan aktivitas di laut agar tetap mengutamakan keselamatan, terlebih saat cuaca buruk dan angin kencang, supaya kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, suasana haru menyelimuti keluarga korban saat jasad Darmawan tiba di rumah duka. Hadami Matullah, anak korban, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh tim dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian ayahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja keras semua pihak dalam pencarian orang tua saya, terutama Basarnas dan seluruh masyarakat yang ikut membantu. Saya sangat berterima kasih atas partisipasi semuanya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sebelumnya, Darmawan dilaporkan hilang saat berada di laut untuk menyalakan lampu pocong di keramba miliknya. Saat itu cuaca di perairan Teluk Ekas disebut tiba-tiba berubah ekstrem disertai angin kencang dan ombak besar, hingga diduga korban terjatuh dan terseret arus saat berusaha mengejar sampannya yang hanyut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *