Hukrim  

Jaga Kepercayaan Publik, Polda NTB Proses Tegas Dugaan Kasus Narkoba Internal Polri

Gatanews|Mataram – Polda NTB menegaskan sikap tegas terhadap setiap pelanggaran hukum di internal kepolisian, termasuk dugaan keterlibatan anggota dalam perkara narkotika. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. membenarkan penanganan perkara yang melibatkan seorang perwira di jajaran Polres Bima Kota. Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan guna kepentingan penyelidikan lanjutan.

“Benar, yang bersangkutan saat ini tengah menjalani proses penyelidikan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB. Proses ini masih berjalan dan dilakukan untuk pendalaman perkara secara menyeluruh,” kata Kombes Pol. Mohammad Kholid, Kamis (5/2/2026).

Pengamanan tersebut masuk dalam rangkaian penegakan hukum terkait pengembangan kasus narkotika. Seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan dilakukan secara profesional.

Tak hanya fokus pada proses pidana, Polda NTB juga mengambil langkah tegas di ranah internal. Perwira tersebut segera dinonaktifkan dari jabatan strukturalnya sebagai Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota.

“Selain proses penyelidikan pidana, yang bersangkutan juga akan diproses melalui mekanisme internal. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan sidang Komisi Kode Etik Polri sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kholid.

Ia menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan komitmen Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. dalam menjaga integritas institusi serta konsistensi perang terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Bapak Kapolda NTB menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk apabila dilakukan oleh anggota Polri. Penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Polda NTB memastikan setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan secara terbuka sesuai tahapan hukum. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi spekulatif.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *