MPUII Gelar Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat se-Sumatera di Palembang, Dorong Sinergi Keumatan Nasional

Gatanews.id.Palembang — Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam menjadikan nilai-nilai keumatan dan ketuhanan sebagai landasan utama dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota dalam kegiatan silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama para tokoh ulama dan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Ratu Dewa, nilai keagamaan harus menjadi pedoman dan filter dalam setiap kebijakan pemerintah, sehingga pembangunan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan nilai moral dan sosial masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kota Palembang terus memberikan perhatian kepada para marbot masjid. Pada tahun sebelumnya, sekitar 500 marbot telah menerima bantuan, dan pada tahun ini jumlah penerima akan kembali ditingkatkan.
Wali Kota Palembang juga menegaskan bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan penuh ketakwaan dan amanah sebagai prinsip dasar dalam melayani masyarakat.

Dalam forum tersebut, para tokoh ulama dan peserta menekankan pentingnya persatuan umat Islam di tengah dinamika nasional dan global. Umat Islam diharapkan dapat menjadi perekat bangsa serta berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Forum ini dihadiri perwakilan ulama dan tokoh masyarakat dari berbagai provinsi, antara lain Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Selain membahas persatuan umat, forum juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam serta perlunya sinergi antara ulama dan umara dalam mendorong kebijakan publik yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Pemerintah Kota Palembang menyambut baik sinergi tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan.( Yuli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *