Gatanews.id|Narmada – Suasana Minggu sore (19/10/2025) di wilayah Kecamatan Narmada terasa hidup. Dentuman gendang beleq dan iringan ale-ale mewarnai kegiatan nyongkolan, yang digelar warga di beberapa desa. Di tengah kemeriahan itu, jajaran Polsek Narmada hadir memastikan kegiatan adat tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. mengatakan, personel Polsek disiagakan di tiga lokasi berbeda, mengingat padatnya arak-arakan warga yang melibatkan jalur umum.
“Kegiatan seperti nyongkolan ini adalah bagian dari budaya masyarakat Lombok, yang perlu kita dukung pelestariannya. Polisi hadir bukan untuk membatasi, tapi untuk memastikan semuanya berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Kadek Ariawan.
Pengamanan pertama dilakukan Aipda I Komang Sunarta, Bhabinkamtibmas Desa Suranadi, di Dusun Suranadi Selatan. Ia melakukan pengawalan dan pengaturan lalu lintas saat rombongan nyongkolan, membawa gendang beleq dari depan Puskesmas Suranadi menuju arah timur dan finis di depan Masjid Suranadi.
Di lokasi berbeda, Aipda Faezal Hendrawan bersama Bripka Fajrul Ihsan dan Bripka Khairul Prangga dari Subsektor Keru, juga melakukan PAM Nyongkolan di Dusun Saba Dasan, Desa Keru. Rombongan yang datang dari Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, bergerak dengan iringan musik tradisional khas Lombok.
Selain menjaga arus dan keselamatan warga, para petugas juga menyelipkan pesan-pesan kamtibmas, agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi 3C (curat, curas, curanmor) serta gangguan keamanan lainnya.
Sementara di Jalan Raya Pahlawan, Desa Sembung, dua personel lainnya yakni Aipda Rudy Iskandar dan Aipda Sofian Hady R. melaksanakan pengamanan kegiatan nyongkol dari Dusun Majeti Daye, Desa Kramajaya, menuju Dusun Sembung Barat, Desa Sembung. Rombongan membawa dua jenis alat musik — gendang beleq dan ale-ale — yang membuat suasana semakin meriah.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat, yang sudah kooperatif dan tertib selama kegiatan berlangsung. Semoga tradisi seperti ini terus dilestarikan, tapi tetap dengan memperhatikan keselamatan dan ketertiban bersama,” ungkap AKP Kadek Ariawan.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian nyongkolan di wilayah hukum Polsek Narmada dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Polisi memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, agar keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi nilai budaya yang diwariskan turun-temurun.(djr)












