Tak Terima Dikritik, Oknum Tokoh Budha Laporkan Warga

Gatanews.id, Lombok Utara | Oknum anggota DPRD NTB yang juga merupakan tokoh Budha di Lombok Utara Sudirsah Sujanto, diketahui melaporkan sejumlah warga terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

 

Pada Jumat (13/12/2024) pagi, sejumlah warga tersebut tengah diperiksa oleh pihak Polres Lombok Utara. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, mereka dicecar belasan pertanyaan.

 

Salah seorang terlapor Wiramaya Arnadi mengatakan, dalam postingan Facebook yang ia unggah tidak menyudutkan pihak tertentu terlebih Sudirsah Sujanto.

 

Ia justru mempertanyakan kenapa seorang tokoh non muslim justru berada di atas mimbar masjid terlebih dalam momen pemilukada berlangsung.

 

Dirinya menduga politisi Gerindra tersebut tengah melakukan kampanye kendati bukan justru menyudutkan yang bersangkutan.

 

“Yang di laporkan ada empat orang. Sudirsah ini merasa dicemarkan nama baiknya bahwa melakukan kampanye di masjid. Padahal kami mempertanyakan kehadiran dia ada di masjid apalagi di mimbar,” ujarnya.

 

Dijelaskan, sebagai umat muslim sejak kecil ia di didik tidak boleh bermain-main di mimbar apalagi ini seorang non muslim yang ada di mimbar tentu menjadi pertanyaan besar.

 

Inilah yang menjadi konteks pertanyaan dan kritikan terhadap dewan udayana dua periode tersebut bukan malah ingin mencemarkan nama baik.

 

Ia beranggapan, apakah salah sebagai masyarakat ia mempertanyakan hal tersebut kepada wakil rakyat terlebih ia bukan seorang muslim.

 

“Dari dulu kita diajarkan tidak boleh main-main di mimbar, apakah boleh termasuk Pak Sudir yang memang non muslim berada di sana. Kita ini mengkritik, apa salahnya kami kritik. Kalau tidak mau dikritik ya jangan jadi pejabat. Kok ini sekarang melaporkan warga sendiri,” jelasnya.

 

“Dalam status saya itu mempertanyakan kenapa pak Sudir ini seorang politisi tokoh Budha ada di mimbar masjid yang kita anggap suci itu saja,” imbuhnya.

 

Sementara, salah seorang terlapor lainnya Agus Salim mengatakan kenapa Sudirsah merasa kehormatannya dicemarkan sementara ia sendiri yang berada di atas mimbar masjid.

 

Seharusnya kita sebagai umat muslim yang keberatan soal ini. Secara tidak langsung, pelapor sudah menyulut api sehingga Agus bersama warga lainnya, akan melawan balik dengan melaporkan Politisi Gerindra tersebut.

 

“Secara agama tidak boleh non muslim ada di mimbar, itu etika. Jadi karena ia sudah membuat laporan, kita akan lakukan upaya hukum juga Sudirsah tokoh budha yang dikritik masuk masjid, malah melaporkan warga. Kita akan laporkan balik dengan dugaan penodaan Agama,” tegas Agus.

 

Sementara itu, Kanit Tipiter Polres Lombok Utara I Nengah Sumarta yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum bisa memberi keterangan lebih lanjut. Pasalnya pemeriksaan ini nantinya akan dilaporkan dahulu ke Kasat Reskrim sebagaimana prosedur.

 

“Nanti biasanya Pak Kasat yang komentar ya, jadi saya tidak bisa,” ucapnya singkat.

 

Secara terpisah, Sudirsah Sujanto yang dikonfirmasi via whatsApp hingga berita ini diturunkan belum juga merespons. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *