Gatanews.id, Mataram | Polda NTB menggelar Grand Bazaar Ramadhan 1444 H/2023 M Lombok – Sumbawa selama dua hari 13 dan 14 April 2023 di lapangan Bhara Daksa Polda NTB.
Pelaksanaan Grand Bazaar Ramadhan ini merupakan rangkaian festival di bulan suci Ramadhan, yang dimulai dengan Safari Ramadhan bersama Kemenag RI di seluruh Kabupaten/Kota di NTB.
Pelaksanaan festival ramadhan ini meliputi pembagian takjil, shalat Tarawih berjamaah dan tadarus Qur’an yang dilaksanakan di seluruh Polres jajaran.
Kegiatan sinergisitas TNI – Polri bersama BIN dan BNN yang dirangkaikan dengan penyerahan kursi roda dan sembako bagi masyarakat pesisir, pemberian penghargaan kepada Tim Penyelamat kebakaran kapal tanker MV Kristin di perairan Ampenan.
Selanjutnya pendistribusian bingkisan hari raya kepada seluruh personil Polda NTB, PHL, warakawuri, wartawan dan mitra-mitra Polri. Perayaan nuzulul quran di Masjid Baitusalam Polda NTB dan penyerahan bingkisan kepada pengurus masjid dan anak yatim piatu.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto yang dihadiri oleh sejumlah Forkopimda Nusa Tenggara Barat.
Kapolda NTB ingin adanya bazar ini dapat dirasakan oleh masyarakat, Polri, PNS Polri dan lainnya menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H / 2023 M.
Selain itu Bazar ini untuk mencarikan jalan bagi masyarakat agar terjadi transaksi ditengah harga-harga yang masih belum stabil.
“Jangan bazar ini harganya sama dengan harga normal di pasar, agar transaksinya lancar, dan pembeli merasa terbantu dengan adanya bazar ini,” jelas Kapolda NTB.
Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB Heru Saptaji yang hadir saat itu mengatakan inflasi di NTB saat ini mengalami penurunan hingga 5,23% pada Maret lalu, dibanding bulan sebelumnya yang mencapai angka 6,30%.
“Bazar ini diharapkan dapat sedikit membantu warga, terutama menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H / 2023 M,” ujarnya.
Sementara Kepala Biro Sumberdaya Manusi (Karo SDM) Polda NTB Kombes Pol Boro Windu Danandito selaku penanggungjawab bazar mengatakan, setidaknya ada 40 lebih stand yang dihadirkan pada bazar tersebut.
Sebanyak 40 stand tersebut merupakan kabungan dari Polda NTB dan Polres jajaran yang ada di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Masing-masing Polres jajaran Polda NTB kita minta menghadirkan UMKM ditempat mereka bertegus, baik UMKM dibawah binaan Pemda maupun Polres,” ujarnya.
Harga barang yang ditawarkan oleh penjual pada bazar tersesbut rata-rata dibawah harga pasar.
Selian UMKM yang dihadirkan Polres Jajaran Polda NTB, ada Juga Bulog dan Dinas lain yang terlibat pada Bazar itu.
“Kita buka dua sesi, yakni pagi dan siang hari. Pagi untuk anggota Polisi, sementara untuk sore harinya bagi warga sekitar,” pungkasnya. (*)












