Gatanews.id|Lombok Barat – Sebanyak 40 personel gabungan TNI-Polri bersama pemerintah Kecamatan Gunungsari, Jumat (6/11/2026) malam, menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan tahapan Pilkades Serentak 2026. Patroli yang dipimpin Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H. itu menyasar sejumlah desa guna mengantisipasi geng motor, tawuran, balap liar, aksi 3C, hingga penggunaan knalpot brong.
Kegiatan diawali apel kesiapan di halaman Kantor Camat Gunungsari sekitar pukul 20.00 Wita. Kekuatan gabungan terdiri dari 27 personel Polsek Gunungsari, delapan personel Koramil, serta lima staf Kecamatan Gunungsari.
Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi bersama Danramil Kapten Inf. Hamdan, A.Md., serta Camat Ns. H. Zulkifli, S.Kep., M.M., bergantian memberikan arahan kepada personel. Mereka menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas selama tahapan Pilkades Serentak, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan di tengah masyarakat.
“Patroli ini kami gelar untuk memastikan tahapan Pilkades berjalan aman serta mencegah gangguan kamtibmas. Seluruh personel diminta bertindak tegas sesuai aturan, namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis,” ujar AKP Rosyadi.
Usai apel, tim gabungan bergerak menyisir Desa Dopang, Kekeri, Midang, Sesela, Jatisela, hingga Kekait. Petugas memantau situasi lingkungan sekaligus berdialog dengan kepala desa serta warga, guna menyerap informasi terkait kondisi keamanan setempat.
Saat melintas di Dusun Penanggak, Desa Midang, petugas menemukan kerumunan pemuda. Personel langsung memberikan imbauan secara humanis, serta meminta mereka membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Patroli kemudian berlanjut ke Kantor Desa Sesela. Di lokasi tersebut, petugas berdialog dengan kepala desa serta panitia Pilkades guna membahas kesiapan pengamanan tahapan pemilihan agar berlangsung aman, tertib, serta damai.
Di wilayah Desa Kekait, personel kembali melakukan pemantauan menyeluruh. Sepanjang rute patroli, situasi terpantau kondusif tanpa aktivitas menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
AKP Rosyadi mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga lingkungan, terutama selama tahapan Pilkades berlangsung. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan aksi geng motor, tawuran, balap liar, maupun gangguan keamanan lainnya.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga situasi tetap kondusif. Jika menemukan gangguan atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi Bhabinkamtibmas atau layanan Polisi 110,” tutupnya.(djr)












