Gatanews.id|Lombok Barat – Judi online (judol) hingga rekening warga penerima bantuan pemerintah yang terblokir, menjadi bahasan saat Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H., berkumpul bersama masyarakat di Kantor Desa Mambalan, Lombok Barat, Rabu (21/10/2026). Pertemuan bertajuk Polisi Kumpul Bersama Masyarakat itu juga dirangkai dengan silaturahmi bersama Ketua dan anggota BPD yang baru dilantik, serta imbauan menjaga keamanan lingkungan.
Kepala Desa Mambalan, Abdollah Alkaff, mengungkapkan persoalan rekening sejumlah warga penerima bantuan pemerintah yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Dia berharap kepolisian memberikan edukasi dan arahan mengenai persoalan tersebut.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Kapolsek Gunungsari yang bersedia bertemu langsung dengan warga. Kami berharap ada edukasi dan arahan agar persoalan rekening terblokir ini bisa dipahami masyarakat,” ujarnya.
Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi online karena dapat mengganggu kondisi ekonomi keluarga dan memicu persoalan lainnya.
“Kami mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi online. Orang tua juga perlu mengawasi penggunaan ponsel di lingkungan keluarga supaya anak-anak maupun anggota keluarga tidak terjerumus,” tegas AKP Rosyadi.
Dalam pertemuan tersebut, AKP Rosyadi turut mengajak Ketua dan anggota BPD yang baru dilantik memperkuat sinergi bersama pemerintah desa dan kepolisian. Kerja sama lintas elemen diharapkan ikut mendukung pembangunan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Kami membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, BPD, tokoh agama, tokoh pemuda, dan warga agar bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.
AKP Rosyadi juga mengajak warga mengaktifkan kembali ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap dusun. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor, termasuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan.
“Poskamling perlu dihidupkan kembali. Warga juga harus saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah pencurian maupun gangguan keamanan lainnya,” ungkapnya.
Selain mengingatkan warga agar waspada terhadap tindak kejahatan, AKP Rosyadi mendorong penyelesaian persoalan antarwarga melalui musyawarah. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan pengaduan secara cepat.
“Kami mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Jika membutuhkan bantuan kepolisian, silakan manfaatkan layanan 110,” tutup AKP Rosyadi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kanit Binmas Polsek Gunungsari Aiptu Edi Susianto, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Mambalan, perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.(djr)












