Gatanews.id || Lombok Timur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola zakat nasional melalui keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS dan Grand BAZNAS Award 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 13 oktober hingga 15 oktober 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, bersama Wakil Ketua II, Dr. H. Hamidi, ST., M.Pd., dan Wakil Ketua III, Dr. Sirajun Nasihin, S.Pd., M.Pd.I.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS Lombok Timur ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta menyelaraskan strategi pengelolaan zakat dengan arah kebijakan BAZNAS secara nasional.
Rakornas BAZNAS tahun ini mengusung tema “KONSOLIDASI ZAKAT INDONESIA YANG PRODUKTIF DAN BERDAMPAK”. Tema tersebut menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dana, tetapi juga pada pendistribusian dan pendayagunaan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Rakornas dan Grand BAZNAS Award 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BAZNAS di seluruh Indonesia, sekaligus memperoleh wawasan dan pengalaman baru dalam mengoptimalkan penghimpunan serta pendistribusian zakat. Kami berkomitmen agar pengelolaan zakat di Lombok Timur semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. Hamidi, ST., M.Pd., menegaskan bahwa pengelolaan zakat perlu terus dikembangkan melalui program-program yang terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Zakat memiliki potensi besar dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara optimal. Melalui Rakornas ini, kami ingin memperkuat strategi pendayagunaan zakat agar tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mustahik, tetapi juga mendorong mereka menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Harapannya, semakin banyak mustahik yang mampu meningkatkan taraf hidupnya dan pada akhirnya menjadi muzakki,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Dr. Sirajun Nasihin, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pengelolaan zakat. Oleh karena itu, BAZNAS harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memastikan setiap dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah dan bertanggung jawab. Kami berharap hasil dari Rakornas ini dapat menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja BAZNAS Lombok Timur dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Selain Rakornas, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Grand BAZNAS Award 2026 yang menjadi momentum apresiasi terhadap kontribusi dan kinerja dalam pengelolaan zakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Bagi BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat dijadikan bahan evaluasi serta pengembangan program kerja ke depan. Berbagai praktik baik dalam pengelolaan zakat diharapkan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat Lombok Timur.
BAZNAS Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperluas sinergi dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan pengelolaan zakat agar semakin produktif dan tepat sasaran. Dengan pengelolaan yang amanah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, zakat diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur.










