Gatanews|Lombok Barat – Suasana Masjid Jami’ Nururrahim Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Jumat (13/2/2026) pagi, tampak lebih ramai dari biasanya. Sekitar 700 jamaah memadati area masjid untuk mengikuti pengajian umum dalam rangka haul sejumlah tokoh.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita. Polsek Narmada menerjunkan 11 personel untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pengamanan dipimpin Wakapolsek AKP Arif Suryadi selaku Padal, dengan supervisi Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut, di antaranya TGB Dr. KH. M. Zainul Majdi, MA, Pimpinan Ponpes Nurul Haramain TGH. Muhammad Hasanain Djuaini, serta Pimpinan Ponpes Darul Hikmah TGH. Halilurrahman, M.Ag. dan Mubaligh pengisi renungan senja RRI Mataram Hj. Rahmi Kusbandiah Sya’ban, M.Ag.
Pengajian mengangkat momentum Haul ke-28 Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Haul ke-17 TGH. Muhammad Djuaini Mukhtar, serta Haul ke-27 Hj. Zahrah Munawarah.
Dalam tausiyahnya, Tuan Guru Bajang mengajak jamaah memperbanyak rasa syukur dan sholawat, khususnya di hari Jumat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan ilmu para guru.
“Haul ini bukan sekadar mengenang, tapi bentuk syukur atas nikmat ilmu dari guru-guru kita. Ilmu itu tidak pernah putus, meski guru telah wafat,” ujar TGB di hadapan jamaah.
Ia menekankan malam dan hari Jumat, sebagai waktu istimewa untuk memperbanyak sholawat.
“Mari kita hidupkan malam dan hari Jumat dengan sholawat. Semoga kita semua mendapat rahmat dan istiqomah dalam mengamalkan ilmu,” pesannya.
Tak hanya pengajian, panitia juga menggelar tradisi ngurisan atau potong rambut bagi 25 balita. Suasana hangat terasa, saat para orang tua mendampingi buah hati mengikuti prosesi tersebut.
Terpisah, Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H mengatakan, pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.
“Kami hadir untuk memastikan jamaah merasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Pihaknya juga mengapresiasi panitia serta masyarakat yang ikut menjaga ketertiban.
“Sinergi seperti ini penting agar setiap kegiatan keagamaan berjalan lancar dan penuh khidmat,” tuturnya.
Sekitar pukul 10.30 Wita, rangkaian haul dan doa penutup selesai. Jamaah membubarkan diri dengan tertib, situasi tetap aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.(djr)












