Gatanews|Lombok Barat – Luapan Sungai Mango di Dusun Embung Pas, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, memicu kerusakan kolam ikan warga. Bhabinkamtibmas Desa Sigerongan Aipda Miftahul Ahyar, S.H., Rabu (21/1/2026) pagi, turun langsung ke lokasi bersama kepala desa untuk mengecek dampak kejadian.
Untuk diketahui, debit air sungai meningkat sejak hujan deras turun tanpa jeda. Arus deras merobohkan tembok pembatas, antara sungai dan kolam ikan milik H. Ahmad serta H. Adi, warga setempat. Akibatnya, ribuan ikan terbawa arus.
Data di lapangan mencatat kerugian cukup besar. Sekitar lima ton ikan air tawar jenis nila, 300 kilogram ikan karper, serta 600 ekor ikan gurami hanyut ke sungai. Satu unit gazebo atau berugak gudang pakan ikut rusak dan tergerus arus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Total kerugian ditaksir mencapai Rp130 juta.
Selain melakukan pengecekan, petugas memberi imbauan kepada warga sekitar bantaran sungai dan pemilik kolam ikan, agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dengan cuaca tak menentu.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K. mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan warga menghadapi kondisi alam.
“Melalui Bhabinkamtibmas yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, kami minta masyarakat tetap waspada, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai. Segera laporkan ke aparat desa atau kepolisian, jika melihat tanda-tanda debit air naik,” ungkapnya.
Situasi pascakejadian terpantau aman dan terkendali, sementara pemantauan aliran sungai terus dilakukan, guna mengantisipasi luapan susulan.(djr)












