Gatanews.id, Mataram | Bencana banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera memantik keprihatinan dan kritik dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) NTB, Zainuddin, yang menilai respons pemerintah daerah khususnya di Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Utara terhadap tragedi kemanusiaan tersebut masih sangat minim.
Banjir bandang dengan ketinggian air yang mencapai pemukiman warga menyebabkan ribuan rumah terendam, puluhan fasilitas umum rusak, dan ribuan orang terpaksa mengungsi. Sementara berbagai organisasi sosial dan relawan nasional telah bergerak memberikan bantuan, Zainuddin menyebut belum melihat adanya sikap resmi ataupun langkah penggalangan bantuan dari pemerintah daerah di NTB.
“Melihat kondisi Aceh dan Sumatera ini saya jadi teringat kejadian gempa 2018 di NTB. Saat itu daerah-daerah lain begitu cepat tanggap memberikan bantuan ke Lombok Utara. Tapi hari ini, ketika Aceh dan Sumatera terkena musibah, saya tidak melihat inisiatif dari pemerintah provinsi, apalagi dari Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya, Minggu (07/12/2025).
Menurut Zainuddin, hal ini sangat disayangkan mengingat NTB khususnya Lombok Utara pernah merasakan besarnya kehadiran bantuan dari luar daerah ketika mengalami guncangan gempa beberapa tahun silam.
Ia menegaskan, sikap empati dan solidaritas antar daerah saat bencana seharusnya menjadi budaya, terlebih NTB tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kategori terbaik dalam urusan mitigasi bencana.
“NTB ini masuk urutan keempat terbaik mitigasi bencana, khususnya Lombok Utara. Tapi ironis ketika bicara empati, kita seolah cuek dengan saudara yang sedang terkena musibah,” katanya.
Zainuddin meminta pemerintah daerah mengambil peran, bukan hanya seremonial, tetapi konkret melalui penggalangan donasi, kolaborasi relawan, pengiriman logistik, maupun koordinasi lintas wilayah.
“Biar bagaimanapun pemerintah harus punya sikap. Respons cepat itu penting. Bukan hanya karena bantuan material yang diperlukan, tetapi wujud kehadiran negara di tengah duka masyarakat Aceh dan Sumatera,” tegasnya.
LIRA NTB, kata Zainuddin, tengah mematangkan rencana pengiriman bantuan kemanusiaan. Ia mengajak lembaga, komunitas, dan warga NTB untuk turut berpartisipasi sebagai bentuk balas budi dan persaudaraan sesama anak bangsa. (*)












